5 Fakta Kasus Intoleransi Sukabumi yang Bikin Dedi Mulyadi Turun Gunung!

Komaruddin Bagja
Kasus Intoleransi Sukabumi. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan akan menangani kasus intoleransi di Sukabumi secara kompherensif. (Foto: IG)

“Kami sedang mengadakan retreat liburan sekolah untuk anak-anak. Tempatnya vila pribadi, bukan gereja. Tapi tiba-tiba warga datang dan melempar batu. Anak-anak panik, trauma, kami dipaksa keluar, mobil kami juga dipukul dan dilempari,” ujar korban dalam video yang viral di media sosial.

MUI dan Kesbangpol Luruskan Fakta: Bukan Gereja, Tapi Rumah Tinggal

Fakta lain turut disampaikan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi dan Kesbangpol yang mengklarifikasi bahwa bangunan tersebut bukan tempat ibadah, melainkan rumah tinggal. Mereka menyebut peristiwa ini telah diselesaikan secara kekeluargaan, dan warga bersedia mengganti kerusakan yang terjadi.

“Saya pertegas, itu bukan gereja atau tempat ibadah. Itu rumah tempat tinggal. Isu ini harus diluruskan,” tegas Kepala Kesbangpol, Tri Romadhono Suwardianto.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
Megapolitan
3 hari lalu

Jadwal Buka Puasa Sukabumi 3 Maret 2026, Lengkap dengan Waktu Isya

Nasional
6 hari lalu

Geger Fenomena Tanah Bergerak di Sukabumi, 20 Rumah Rusak

Megapolitan
10 hari lalu

Jadwal Buka Puasa Sukabumi 24 Februari 2026, Lengkap dengan Waktu Isya

Nasional
11 hari lalu

Bocah Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri di Sukabumi, Ibu Kandung Lapor KPAI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal