5 Fakta Tersangka Teroris Karyawan KAI, Simpan Banyak Senpi Rakitan di Kontrakan

muhammad farhan
Penampakan barang bukti tersangka teroris di Bekasi (foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Tersangka teroris kembali ditangkap Tim Densus 88 Polri. Tersangka bernama Dananjaya Erbening ini ditangkap di kontrakannya di Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (14/8/2023).

Dananjaya diketahui merupakan karyawan PT Kereta Api Indonesia (PT KAI). Dia menyimpan banyak senjata api rakitan di kediamannya.

Berikut 5 fakta yang dirangkum terkait penangkapan tersangka teroris tersebut:

1. Tersangka teroris karyawan PT KAI

Dananjaya Erbening, tersangka teroris yang ditangkap Densus 88 diketahui bekerja di PT KAI. EVP of Corporate Secretary KAI, Raden Agus Dwinanto Budiadji menyampaikan, pihaknya tidak menoleransi tindakan yang bertentangan dengan hukum, terlebih kasus terorisme.

Agus menambahkan, pihaknya akan menindak secara tegas karyawannya jika terbukti terlibat dalam kasus terorisme.

"Kami siap bekerja sama dengan pihak berwenang terkait isu tersebut," ujar Agus.

2. Aktif propaganda di medsos dan pernah kirim postingan ke pimpinan ISIS

Tersangka merupakan pendukung ISIS yang aktif berpropaganda di media sosial. Dia memberikan motivasi untuk berjihad melalui Facebook.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan, menyebut, Dananjaya pernah mengirimkan sebuah postingan Facebook berupa poster digital berisikan teks pembaruan baiat dalam bahasa Arab dan bahasa Indonesia kepada pemimpin ISIS yaitu Abu Al Husain Al Husaini Al Quraysi. 

"Terlibat penggalangan dana. Merupakan admin dan pembuat beberapa channel Telegram Arsip Film Dokumenter dan Breaking News yang merupakan channel update teror global yang diterjemahkan dalam bahasa indonesia," ujar Ramadhan.

3. Banyak senpi di kediaman tersangka

Tim Densus 88 menggeledah kediaman Dananjaya di Perumahan Pesona Anggrek Harapan, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Senin (14/8/2023). Pelaku menyimpan belasan senjata api di dalam lemari.

Ketua RT setempat, Ichwanul Muslimin mengaku sempat mengikuti polisi dalam penggeledahan rumah tersebut sehingga dia melihat senjata di lemari. Lemari itu terbagi di ruangan depan, ruang tengah dan di dapur serta kamar. 

“Yang saya tahu ya, karena saya masuk sudah dibongkar, (disimpan di) ruangan depan ada, ruangan tengah ada, dapur juga ada. Ada yang di dalam lemari, cuma saya pas lihat sudah dikeluarin semua peluru dan sebagainya,” katanya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
15 jam lalu

Terungkap! 8 Teroris yang Ditangkap di Sulteng Kerap Bagikan Konten di Medsos

Nasional
17 jam lalu

8 Terduga Teroris Ditangkap Densus di Sulteng! Terafiliasi dengan ISIS

Nasional
9 hari lalu

KAI Minta Maaf atas Tabrakan KA Argo Bromo-KRL di Stasiun Bekasi Timur

Nasional
14 hari lalu

1.516 Barang Penumpang Tertinggal di Kereta Api selama 2026, Nilainya Capai Rp1,6 Miliar

Buletin
30 hari lalu

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Ratusan Penumpang Dialihkan Pakai Bus dari Cirebon

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal