5 Kebijakan Anies Baswedan Tangani Banjir Jakarta, Nomor 4 Harus Surut 6 Jam

Tika Vidya Utami
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menangani banjir di Jakarta. (Foto iNews.id).

Pengerukan endapan lumpur dinilai memberikan ruang atau kapasitas volume air sungai lebih besar hingga meminimalkan luapan air. Anies pun mengeklaim saat ini dampak banjir terkendali berkat pengerukan serta pembangunan waduk. 

4. Penanganan Banjir Surut dalam 6 Jam

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengatakan banjir yang menggenangi sejumlah wilayah di Jakarta dapat surut dalam waktu 4 jam. Anies mengatakan banjir di Jakarta mempunyai KPI (Key Perfomance Indicator), yaitu harus surut 6 jam. 

Meskipun hujan dengan intensitas tinggi serta menyebabkan banjir, penanganan serta pengendalian menggunakan KPI, maka 6 jam sesudahnya maksimal sudah tertangani. 

5. Sumur Resapan

Sumur resapan telah dibangun di beberapa wilayah oleh Pemprov DKI Jakarta. Anies menjelaskan, genangan serta banjir berasal dari cekungan yang berada di Jakarta. Hal ini mengakibatkan air hujan menjadi sulit mengalir. 

Maka dari itu, sumur resapan menjadi salah satu solusi. Pada wilayah yang sumur resepannya sudah terbangun dengan baik meski cekung, saat terjadi genangan yang tinggi, kecepatan surutnya semakin tinggi.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
10 hari lalu

SMPN 16 Medan Rampung Direnovasi gegara Langganan Banjir, Mendikdasmen: Tak Perlu PJJ Lagi

13 hari lalu

Warning! Kekeringan di Jakarta Berlanjut Hingga 20 September 2026

14 hari lalu

Gempa M5,9 Guncang Kepulauan Seribu Jakarta, Getaran Terasa hingga Bandung dan Malang

19 hari lalu

Jakarta Diserang Abu Vulkanik hingga Kualitas Udara Buruk, Pakai Masker Ya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal