5 Perang Mengusir Penjajah di Indonesia, Nomor 4 Dipimpin Jenderal Pencetus Strategi Gerilya

Rizky Darmawan
Jenderal Soedirman memimpin perang gerilya melawan pasukan Belanda. (Foto: Istimewa).

4. Perang GerilyaJenderal Soedirman

Jenderal Besar Raden Soedirman menjadi pencetus strategi perang gerilya. Jenderal Soedirman berperang bersama dokter pribadinya karena sedang menderita penyakit TBC. 

Strategi yang menjadi perlawanan Agresi Militer Belanda II ini terjadi pada 1 Maret 1949 di Yogyakarta. Dalam waktu 6 jam akhirnya Yogyakarta berhasil diamankan oleh pasukan Indonesia. 

Sayangnya setelah peperangan tersebut kunci kemenangan Jenderal Soedirman harus berjuang melawan penyakitnya sampai akhirnya meninggal pada 29 Januari 1950.

5. Puputan Margarana

Perang besar ini terjadi di Bali pada 20 November 1946. Kolonel I Gusti Ngurah Rai menjadi pemimpin perang demi melindungi desa Marga dari NICA yang merupakan pemerintah sipil buatan kolonial Belanda. 

Berkecamuknya perang ini membuat Kolonel I Gusti Ngurah Rai beserta 96 orang lainnya gugur. Sementara pihak Belanda kehilangan sekitar 400 prajuritnya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
10 jam lalu

Ketegangan AS-Iran Memuncak, Teheran Tolak Berunding di Tengah Saling Serang

4 hari lalu

Rusia Bombardir Ukraina dengan Rudal dan Drone, 8 Orang Tewas Puluhan Terluka

18 hari lalu

Prabowo: Kalau Ada Perang Nuklir, Indonesia Kena Dampaknya

21 hari lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal