58 Persen Pasien Omicron di Indonesia Tanpa Gejala, Satgas Sebut Kemungkinan Sembuh Besar

Raka Dwi Novianto
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. (Foto: Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Wiku mengatakan bahwa kasus omicron di Indonesia didominasi pelaku perjalanan luar negeri, yaitu sebesar 63 persen. Hal itu karena meningkatnya jumlah kedatangan internasional dari berbagai pintu negara akhir-akhir ini.

Tak lupa, Wiku mengingatkan bahwa kasus transmisi lokal juga sudah terjadi walaupun memiliki angka persentase yang rendah, yakni 23 persen. Ia pun meminta masyarakat tetap waspada.

"Namun perlu kita waspadai kasus Omicron juga sudah terdeteksi pada transmisi lokal meskipun angkanya persentasenya masih rendah yaitu 23 persen dari total kasus Omicron yang terdeteksi," tutur dia.

Diketahui, varian Omicron pertama kali terdeteksi di Indonesia pada 16 Desember 2021 tahun lalu. Dalam kurun waktu 6 minggu, varian ini sudah terdeteksi meningkat menjadi 1.766 kasus.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Internasional
2 tahun lalu

Picu Lonjakan Kasus Covid, Eris Masuk Daftar Varian of Interest WHO

Nasional
3 tahun lalu

Masuk Endemi, Satgas Penanganan Covid-19 Bubar

Nasional
3 tahun lalu

Status Pandemi Covid-19 Dicabut, Satgas: Rata-rata Kasus Harian Turun 97 Persen

Nasional
3 tahun lalu

Covid-19 Arcturus Terdeteksi di Indonesia, Menkes: Masih Aman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal