JAKARTA, iNews.id - Ada 7 contoh teks cerita inspiratif beserta strukturnya jadi informasi yang patut untuk disimak. Teks satu ini merupakan jenis teks yang kerap ditemui pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 9 atau kelas 3 SMP.
Adapun teks cerita inspiratif adalah teks cerita yang mengisahkan pengalaman seseorang atau tokoh fiktif yang dapat menggetarkan hati dan mampu membangkitkan semangat untuk para pembaca.
Sementara itu menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), teks cerita inspiratif adalah bahan tertulis yang digunakan sebagai media untuk mendapatkan ilham, ide, atau gagasan, yang dapat menambah semangat dalam mencapai tujuan yang diharapkan.
Berdasarkan laman Kemendikbud RI, Kamis (21/9/2023) berikut ini struktur teks cerita inspiratif.
1. Orientasi
Orientasi merupakan bagian yang terletak pada awal teks cerita inspiratif. Adapun bagian ini berisikan pengenalan peristiwa, tokoh, maupun latar belakang.
2. Komplikasi
Komplikasi memuat tentang cerita serangkaian peristiwa yang dialami oleh tokoh utama pada teks cerita inspiratif.
3. Resolusi
Resolusi adalah bagian yang memuat informasi mengenai bagaimana cara tokoh utama menyelesaikan permasalahan atau konflik yang dialaminya.
4. Koda
Koda pada teks cerita inspiratif berisi mengenai ulasan hikmah atau nilai moral yang dapat dipetik dari cerita tersebut. Bagian ini merupakan bagian akhir dari teks cerita inspiratif.
Simak contoh teks cerita inspiratif yang dikutip dari Emodul Kemdikbud.
Judul: Ibu dengan Satu Mata
Orientasi:
Ibuku hanya memiliki satu mata. Ketika aku tumbuh dewasa, aku membencinya karena hal itu. Aku benci terhadap perlakuan kawan-kawanku di sekolah. Aku benci bagaimana anak-anak lain menatapnya dan memalingkan muka dengan jijik.
Ibuku bekerja dengan dua pekerjaan untuk menafkahi keluarga, tetapi aku justru malu dengan keadaannya dan tidak ingin terlihat sedang bersamanya.
Komplikasi:
Setiap kali ibu datang ke sekolah, rasanya aku ingin dia menghilang. Aku merasakan gelombang kebencian terhadap wanita yang membuatku menjadi bahan tertawaan di sekolah.
Pada suatu waktu, ketika aku ingin meluapkan kemarahan ekstrim, aku bahkan pernah mengatakan kepada ibu bahwa aku ingin dia mati. Aku benar-benar tidak peduli tentang perasaannya.
Setelah aku tumbuh dewasa, aku melakukan apapun sekuat tenaga untuk menjauhkan diri dari ibuku. Aku belajar dengan keras dan mendapat pekerjaan di Kota, agar tidak bertemu dengannya.
Aku menikah dan mulai membesarkan keluargaku sendiri. Aku sibuk dengan pekerjaan dan keluarga, demi menyediakan kehidupan yang nyaman untuk anak-anakku tercinta. Aku bahkan tidak memikirkan ibuku lagi.
Namun, tidak disangka, ibuku datang untuk mengunjungi rumahku pada suatu hari. Wajah bermata satunya membuat anak-anakku takut, dan mulai menangis. Aku marah pada ibuku karena muncul mendadak dan aku melarangnya masuk.
Jangan pernah kembali kesini dan kehidupan keluargaku. Aku berteriak, tapi ibu saya hanya diam dan meminta maaf, lalu pergi tanpa mampu berkata-kata lagi.
Pada suatu ketika, sebuah undangan untuk reuni sekolah membawaku kembali ke kampung halaman setelah puluhan tahun lamanya. Aku tidak bisa menolak berkendara melewati rumah masa kecilku dan mampir ke gubuk tua tersebut. Tetanggaku mengatakan bahwa ibuku sudah meninggal dan meninggalkan surat untukku.
Anakku sayang, Ibu harus memulai surat ini dengan meminta maaf karena telah mengunjungi rumahmu tanpa pemberitahuan dan menakuti anak-anakmu yang cantik.
Ibu juga sangat menyesal karena ibu adalah wanita yang memalukan dan sumber penghinaan bagimu, ketika kamu masih kecil sampai tumbuh dewasa. Ibu sudah mengetahui bahwa kamu pasti akan datang kembali kesini.
Ibu mungkin tidak lagi berada di tempat ini ketika kamu datang, dan ibu pikir itu adalah waktu yang tepat untuk memberitahumu sebuah insiden yang terjadi ketika kamu masih kecil.
Tahukah kamu, anakku sayang? Kamu mengalami sebuah kecelakaan dan kehilangan satu mata. Ibu sangat terpukul karena terus memikirkan bagaimana nasib anakku tercinta tumbuh hanya dengan satu mata.
Ibu ingin kamu dapat melihat dunia yang indah dengan sempurna, jadi ibu memberikan padamu sebelah mata ibu. Anakku sayang, ibu selalu memilikimu dan akan selalu mencintaimu dari lubuk hati ibu yang terdalam.
Ibu tidak pernah menyesali keputusan ibu untuk memberikan mata ibu. Dan ibu merasa tenang ketika ibu mampu memberikan kamu kemampuan untuk menikmati hidup yang lengkap. Dari Ibumu tersayang.
Resolusi:
Setelah membaca surat dari ibu, air mataku menetes. Aku sangat menyesal. Diriku selalu menyalahkan diriku sendiri, mengapa dulu aku tidak pernah sedikitpun bersikap baik pada ibu. Aku bahkan tega menghilangkan dirinya dari kehidupanku, padahal ibu selalu ada untuk membantuku.
Koda:
Jangan pernah Anda menyakiti perasaan orang tua, karena Anda tidak pernah tahu apa saja yang telah dilakukan oleh orang tua Anda sehingga anda bisa menjadi seperti sekarang. Anda juga tidak akan pernah tahu kapan orang yang disayangi akan meninggal untuk selama-lamanya.
2. Judul: Rintangan di Jalan Kita
Orientasi:
Dahulu kala ada seorang raja yang sangat kaya dan ingin tahu. Raja ini memiliki batu besar yang ditempatkan di tengah jalan. Kemudian dia bersembunyi di dekatnya untuk melihat apakah ada orang yang mencoba memindahkan batu raksasa itu dari jalan.
Komplikasi:
Orang pertama yang lewat adalah beberapa saudagar dan abdi dalem terkaya raja. Alih-alih memindahkannya, mereka hanya berjalan di sekitarnya. Beberapa dengan keras menyalahkan Raja karena tidak memelihara jalan. Tak satupun dari mereka mencoba memindahkan batu itu.
Akhirnya, seorang petani datang. Tangannya penuh dengan sayuran. Ketika dia sampai di dekat batu, daripada hanya berjalan di sekitarnya seperti yang dilakukan orang lain, petani itu meletakkan bebannya dan mencoba memindahkan batu itu ke sisi jalan. Butuh banyak usaha tetapi dia akhirnya berhasil.
Resolusi:
Petani itu mengumpulkan bebannya dan siap untuk pergi ketika dia mengatakan sebuah dompet tergeletak di jalan di mana batu itu berada. Petani itu membuka dompetnya. Dompet itu diisi penuh dengan koin emas dan catatan dari raja. Catatan raja mengatakan emas dompet itu adalah hadiah untuk memindahkan batu dari jalan.
Koda:
Raja menunjukkan kepada petani, tentang apa yang banyak dari kita tidak pernah mengerti. Di mana setiap rintangan menghadirkan kesempatan untuk memperbaiki kondisi kita.