7.029 Gempa Susulan Guncang NTT usai Gempa M7,7, Diprediksi Berlangsung hingga Awal September

Jonathan Simanjuntak
Yuwantoro Winduajie
Kondisi rumah yang terdampak gempa M7,7 Ende, NTT (dok. BNPB)

JAKARTA, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, gempa bumi susulan di Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah terjadi 7.029 kali setelah gempa utama Magnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8/2026) lalu. Gempa susulan diprediksi masih terus berlangsung hingga empat pekan setelah gempa utama, atau awal September 2026.

"Pola ini (gempa bumi susulan) akan berlangsung sampai 3-4 minggu setelah gempa utama terjadi," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, Selasa (25/8/2026).

Kekuatan gempa susulan bervariasi mulai dari M 6,2 hingga yang terkecil M 1,1.

"Sebagaimana kita tahu bahwa gempa yang terjadi pada 15 Agustus 2026 bahwa berkekuatan 7,7 SR itu disertai gempa susulan. Saat ini gempa susulan sudah tercatat di BMKG sebanyak 7.029 kali," ujar dia.

Berton menyampaikan, gempa susulan bisa terjadi hingga ratusan kali dalam satu hari. Dia menunjukkan, sepanjang Senin (24/8/2026) gempa susulan mencapai 141 kali.

Hingga Selasa hari ini, total korban meninggal dunia akibat dampak langsung dan tidak langsung bencana tersebut mencapai 103 orang.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
2 jam lalu

Hari ke-11 Gempa NTT, Korban Tewas Tembus 103 Orang dan 1.666 Luka-Luka

2 jam lalu

Prabowo Pastikan Penanganan Bencana NTT hingga Aceh Sangat Cepat: di Mana-Mana Negara Hadir

4 jam lalu

Gempa M5,1 Guncang Kepulauan Sangihe Sulut, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

5 jam lalu

Karhutla Meluas di 4 Provinsi, BNPB Ungkap Lahan Terbakar Capai 27 Ha

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal