800 Klaster Covid-19 Ditemukan di Jakarta Pasca Lebaran

Binti Mufarida
Ilustrasi Penyemprotan Disinfektan (Foto: Antara)

Namun, Alex menjelaskan ada beberapa faktor ditemukan banyaknya klaster yang menyebabkan kasus Covid-19 di DKI Jakarta masih tinggi. “Pertama, mobilitas masyarakat di saat masa penyekatan pra dan pasca lebaran. Sehingga kasus Covid-19 masih tinggi dan ditemukan klaster Covid-19," tuturnya.

Alex mengatakan faktor berikutnya yakni masyarakat juga mulai abai terhadap protokol kesehatan. Bahkan, saat ini mobilitas masyarakat semakin tinggi yang menyebabkan angka positif Covid-19 semakin tinggi dari kumpul-kumpul di keramaian, penyelenggaraan hajatan, bahkan mengunjungi tempat wisata tanpa protokol kesehatan.

“Lalu, masyarakat semakin abai terhadap protokol kesehatan. Padahal, pandemi Covid-19 belum usai. Sehingga angka positif Covid-19 masih tinggi. Ini akibat kumpul-kumpul di tempat-tempat umum tanpa protokol kesehatan, pelaksanaan hajatan, wisata tanpa protokol kesehatan juga jadi penyebab tingginya kasus Covid-19,” kata Alex. 

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
14 hari lalu

Mantan Bintang Arsenal Terancam 5 Tahun Penjara Gegara Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu

18 hari lalu

Kasus Influenza A Mulai Meningkat, Lebih Bahaya dari Covid-19?

23 hari lalu

Warning! Kekeringan di Jakarta Berlanjut Hingga 20 September 2026

24 hari lalu

Gempa M5,9 Guncang Kepulauan Seribu Jakarta, Getaran Terasa hingga Bandung dan Malang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal