800 Klaster Covid-19 Ditemukan di Jakarta Pasca Lebaran

Binti Mufarida
Ilustrasi Penyemprotan Disinfektan (Foto: Antara)

Namun, Alex menjelaskan ada beberapa faktor ditemukan banyaknya klaster yang menyebabkan kasus Covid-19 di DKI Jakarta masih tinggi. “Pertama, mobilitas masyarakat di saat masa penyekatan pra dan pasca lebaran. Sehingga kasus Covid-19 masih tinggi dan ditemukan klaster Covid-19," tuturnya.

Alex mengatakan faktor berikutnya yakni masyarakat juga mulai abai terhadap protokol kesehatan. Bahkan, saat ini mobilitas masyarakat semakin tinggi yang menyebabkan angka positif Covid-19 semakin tinggi dari kumpul-kumpul di keramaian, penyelenggaraan hajatan, bahkan mengunjungi tempat wisata tanpa protokol kesehatan.

“Lalu, masyarakat semakin abai terhadap protokol kesehatan. Padahal, pandemi Covid-19 belum usai. Sehingga angka positif Covid-19 masih tinggi. Ini akibat kumpul-kumpul di tempat-tempat umum tanpa protokol kesehatan, pelaksanaan hajatan, wisata tanpa protokol kesehatan juga jadi penyebab tingginya kasus Covid-19,” kata Alex. 

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Megapolitan
14 jam lalu

Kekurangan Orang, Satpol PP Jakarta Minta Penambahan Personel

Megapolitan
1 hari lalu

Pramono Jajaki Kerja Sama Sister City dengan Shenzhen, Kolaborasi Transportasi hingga Teknologi

Megapolitan
7 hari lalu

6,98 Ton Ikan Sapu-Sapu Ditangkap dari 5 Wilayah Jakarta dalam Sehari

Megapolitan
12 hari lalu

Partai Perindo Jakarta Audiensi dengan KPU DKI, Dorong Pendidikan Politik dan Representasi Bermakna

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal