Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Capai Jakarta, Warga Diminta Pakai Masker

Yuwantoro Winduajie
Sejumlah penumpang di Bandara Halim Perdanakusuma memakai masker (foto: Aldhi Chandra)

Menurut dia, abu vulkanik memiliki karakteristik berbeda dengan debu biasa karena partikelnya sangat halus dan dapat mengiritasi saluran pernapasan, mata, maupun kulit, terutama bagi kelompok rentan.

Karena itu, Pemprov Jakarta meminta warga menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, menutup pintu, jendela, serta ventilasi rumah dan mengurangi aktivitas luar ruangan bagi bayi, anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta warga yang memiliki riwayat penyakit pernapasan atau jantung.

Warga juga diimbau membasahi abu terlebih dahulu sebelum membersihkannya agar partikel tidak kembali beterbangan dan terhirup. Selain itu, tempat penyimpanan air dan makanan perlu ditutup untuk mencegah kontaminasi abu vulkanik.

BPBD Jakarta meminta masyarakat segera mencari pertolongan medis apabila mengalami sesak napas berat, nyeri dada, batuk berkepanjangan, atau iritasi mata yang semakin parah. Dalam kondisi darurat, warga dapat menghubungi layanan Jakarta Siaga 112.

Marulitua turut mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Informasi mengenai perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan kondisi udara diminta merujuk pada sumber resmi seperti PVMBG, BMKG, BNPB, BPBD dan Pemprov Jakarta.

"Jakarta tetap beraktivitas seperti biasa dengan kewaspadaan yang proporsional. Ikuti informasi resmi, lindungi diri dan keluarga, tetap tenang, tetap waspada," katanya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
6 jam lalu

Rumah Anies Baswedan di Lebak Bulus Dipenuhi Abu Vulkanik Anak Krakatau, Ini Fotonya!

6 jam lalu

Haykal Kamil Curhat Teras Rumah Dipenuhi Abu Vulkanik Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau

6 jam lalu

Catat! Penutupan Bandara Soetta Diperpanjang, Terganggu Erupsi Gunung Anak Krakatau

6 jam lalu

Abu Vulkanik Anak Krakatau Masuk Jabodetabek, Dokter Tirta Ungkap Cara Tepat Membersihkannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal