Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Menyebar, Kualitas Udara 3 Daerah Sumsel Sangat Tidak Sehat

Yuwantoro Winduajie
Gunung Anak Krakatau. (Foto: X)

Adapun, kualitas udara kategori sedang terpantau di Kabupaten Muara Enim, Bengkulu, dan Bandar Lampung. Sedangkan Kabupaten Lampung Selatan tercatat berada pada kategori baik.

KLH/BPLH mengatakan pemantauan dilakukan menyusul erupsi Gunung Anak Krakatau yang mulai terpantau pada 4 September 2026 pukul 23.23 WIB.

Berdasarkan analisis citra satelit BMKG per 6 September 2026 pukul 08.00 WIB, sebaran abu vulkanik terpantau meliputi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Lampung, Bengkulu, Selat Sunda bagian selatan hingga Samudra Hindia.

Untuk mengantisipasi dampak erupsi, KLH/BPLH menurunkan tim teknis untuk memantau kualitas udara ambien. Parameter yang dipantau meliputi PM2.5, PM10, konsentrasi gas sulfur dioksida (SO2), serta kualitas air laut di pesisir Banten dan Lampung.

Pemantauan kualitas udara juga terus dioptimalkan melalui Air Quality Monitoring System (AQMS) dan sistem ISPU.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
3 jam lalu

Mendagri Tito Perbolehkan ASN Daerah Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau WFH 

3 jam lalu

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Mendikdasmen Buka Opsi PJJ di Daerah Terdampak

3 jam lalu

Nelayan Banten Nekat Tetap Melaut di Tengah Guyuran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

4 jam lalu

5 Penerbangan di Bandara Hang Nadim Batam Batal Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal