Ada Gelombang Panas di Asia Selatan, BMKG Minta Masyarakat Indonesia Tak Panik

Dimas Choirul
Ilustrasi gelombang panas (dok. istimewa)

Menurut BMKG, tinggi rendahnya indeks UV tidak memberikan pengaruh langsung pada kondisi suhu udara di suatu wilayah. Untuk wilayah tropis seperti Indonesia, pola harian seperti ini secara rutin dapat teramati dari hari ke hari meskipun tidak ada fenomena gelombang panas.

BMKG menyarankan masyarakat tidak perlu panik menyikapi informasi UV harian tersebut, serta mengikuti dan melaksanakan imbauan respons bersesuaian yang dapat dilakukan untuk masing-masing kategori index UV.

"Seperti menggunakan perangkat pelindung atau tabir surya apabila melakukan aktivitas di luar ruangan," kata Dwikorita.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Ada 3 Bibit Siklon Tropis, Waspada Gelombang Tinggi hingga 6 Meter 

Nasional
2 hari lalu

BMKG Ungkap Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, Puncaknya Agustus

Nasional
3 hari lalu

BMKG Ungkap Musim Kemarau Lebih Awal, Waspada Kekeringan dan Karhutla 

Nasional
3 hari lalu

BMKG Prediksi Musim Kemarau bakal Lebih Panjang, Dimulai April 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal