Ada Unsur Pidana, Polisi akan Gelar Perkara Kasus Brimob Tabrak Driver Ojol Affan Besok

Puti Aini Yasmin
Karowabprof Divpropam Polri, Brigjen Agus Wijayanto mengataka bahwa pihaknya akan melaksanakan gelar perkara kasus Brimob lidas ojol pada Selasa (2/9/2025) besok. (foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id - Polisi akan melaksanakan gelar perkara kasus kendaraan taktis (rantis) Brimob melindas driver ojek online (ojol) Affan Kurniawan pada Selasa (2/9/2025) besok. Hal itu karena ditemukan adanya unsur pidana dalam kasus tersebut.

"Gelar ini karena hasil pemeriksaan pada wujud pelanggaran kategori berat ditemukan adanya unsur pidana sehingga kita laksanakan gelar semua ini, dan keputusan ada digelar hari Selasa 2 September 2025," ungkap Kepala Biro Pertanggungjawaban Profesi (Karowabprof) Divpropam Polri Brigjen Pol Agus Wijayanto dalam konferensi pers, Senin (1/9/2025).

Menurutnya, dalam gelar perkara tersebut pihaknya akan melibatkan Kompolnas, Komnas HAM hingga divisi internalnya.

"Berdasarkan fakta-fakta hasil pemeriksaan akan dilaksanakan gelar perkara yang melibatkan pengawas eksternal, kami sudah mengundang Kompolnas, Komnas HAM, kemudian internal di dalamnya ada Itwasum, Bareskrim, SDM, Divkum, Divpropam Brimob Polri, serta Divpropam Polri semua lengkap pesertanya," ucap Agus.

Sementara itu, pihaknya menetapkan ada dua kategori pelanggaran dalam kasus Brimob melindas ojol Affan, yakni berat dan ringan. Adapun, pelanggar berat adalah Kompol K dan Bripka R.

"Kategori pelanggaran berat dilakukan oleh Kompol K, jabatan danyon resimen 4 Mako Brimob Polri. Duduk di depan sebelah kiri driver. Yang kedua Bripka R, jabatan Basat Brimob Polda Metro Jaya selaku driver rantis,"  ujar dia.

Selanjutnya, lima polisi lainnya yang berada di dalam rantis Barracuda masuk ke dalam pelanggaran kode etik kategori sedang. Mereka di antaranya adalah Aipda MR, Briptu D, Bripda M, Baraka J, Baraka YD.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Brutal! Geng Narkoba Tembak Mati 5 Polisi Jelang Pembukaan Piala Dunia di Meksiko

57 tahun lalu

Kabar Baik, Penyandang Disabilitas Bisa Jadi Polisi di UU Polri yang Baru

57 tahun lalu

Kapuspen TNI: Tentara Ikut Buru Begal karena Kebutuhan Masyarakat

57 tahun lalu

Kapolri Jamin Tak Sembarangan Tempatkan Polisi di Luar Struktur: Harus Ada Permintaan dari Kementerian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal