“Sampai hari ini ketika saya ngonten pun saya melihat kontennya Kak Sherly, karena kontennya itu bagus, memberikan perspektif dalam berbagai isu-isu yang ada,” ucap Alim.
Sementara untuk perjalanan kontennya sendiri, Alim mengatakan dirinya mulai serius membuat konten setelah Pilpres 2024. Saat itu, dia merupakan salah satu pengurus relawan salah satu calon.
Namun, awalnya ia belum terlalu serius membuat konten. Salah satu hal yang kemudian mendorongnya aktif adalah isu yang berkaitan dengan daerah asalnya, Sumbawa.
Alim menjelaskan, Sumbawa telah lama memiliki keinginan untuk menjadi provinsi sendiri. Ketika isu tersebut kembali mencuat, ia mulai serius membuat konten karena melihat persoalan itu cukup mendapat perhatian di daerah.
Dari sana, pembahasannya kemudian berkembang ke berbagai isu nasional. Menurut Alim, saat itu ia melihat banyak konten yang lebih banyak menyebarkan disinformasi dibandingkan memberikan perspektif.