JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan puncak arus mudik Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah diperkirakan terjadi dalam dua gelombang. Pertama pada 14-15 Maret dan selanjutnya 18-19 Maret 2026.
"Diperkirakan puncak arus mudik itu akan jatuh di tanggal 14 dan 15 Maret. Kemudian puncak mudik kedua di tanggal 18 dan 19 Maret,” kata AHY saat konferensi pers Update Pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dan Persiapan Mudik Lebaran di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Sedangkan, AHY juga membeberkan bahwa puncak arus balik juga diperkirakan akan terjadi dua gelombang yakni pada 24-25 Maret dan 28-29 Maret 2026. Oleh karena itu, pemerintah memberlakukan Work From Anywhere (WFA) demi mengurai kemacetan yang ekstrem.
“Lalu untuk arus baliknya, puncaknya diperkirakan akan jatuh pada tanggal 24, 25 Maret, lalu yang kedua di tanggal 28 dan 29 Maret. Itu mengapa di tengah-tengahnya kita mengurai dengan cara memberlakukan work from anywhere,” ujarnya.
Lebih lanjut, AHY menjelaskan bahwa penggunaan kendaraan pribadi masih menjadi pilihan utama masyarakat saat mudik. Berdasarkan data sementara, sekitar 52 persen pemudik diperkirakan menggunakan mobil pribadi.