Akui Distribusi Vaksin Covid-19 Belum Maksimal, Jokowi: Biasa di Awal

Dita Angga
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mendapat vaksin kedua dari Sinovac. Jokowi mengakui distribusi vaksin belum maksimal.

"Ini kan baru awal-awal, dimulai dari dokter dan perawat. Biasa di awal ada metode yang diperbaiki," kata Jokowi di Istana Negara, Rabu (27/1/2021).

Jokowi mengatakan vaksinasi per hari sudah mencapai 50.000 dosis. Dia berharap angkanya semakin naik menjadi 1 juta dosis per hari.

"Kita harapkan setiap hari 900-1 juta, tapi ini perlu waktu dan manajemen lapangan yang baik," kata Jokowi.

Vaksin yang diproduksi oleh Sinovac ini membutuhkan dua kali penyuntikan. Masing-masing sebanyak 0,5 mililiter dengan jarak waktu 14 hari. 

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
6 hari lalu

Jokowi Duga Ada Operasi Politik dan Penumpang Gelap di Balik Isu Ijazahnya dan Gibran

6 hari lalu

Jokowi Buka Suara soal Wacana Hak Angket DPR terkait Ijazah Gibran

21 hari lalu

Respons Jokowi soal Parpol Koalisi Diam terkait Gugatan Keabsahan Gibran di MK

21 hari lalu

Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi Angkat Bicara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal