Alasan Ketua Umum PPP Romahurmuziy Tak Penuhi Panggilan KPK

Felldy Aslya Utama
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy. (Foto: Koran Sindo).

JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy hari ini tidak memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pria yang biasa disapa Rommy itu sedianya diperiksa KPK terkait kasus RAPBN Perubahan 2018.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP Ahmad Baidowi mengatakan, Rommy berhalangan hadir di KPK karena ada kegiatan kepartaian. Kegiatan tersebut sudah dipersiapkan sejak lama sebelum adanya pemanggilan KPK.

"Beliau ada rangkaian kegiatan di Jateng dan DIY dalam rangka tugas kedewanan dan kepartaian yang melibatkan massa (untuk)," ujar Baidowi ketika dikonfirmasi iNews.id melalui telepon, Senin, (20/8/2018).

Sementara mengenai inti pemanggilan hari ini, kata dia KPK membutuhkan informasi yang diketahui Rommy terkait kasus yang ditangani. Misalnya, menyangkut tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dari kepengurusan PPP.

"Informasi beliau barangkali dibutuhkan dalam rangka mengklrifikasi tupoksi kepengurusan DPP PPP terkait pemeriksaan kepada fungsionaris PPP sebelumnya," ucapnya.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan anggota DPR Komisi XI Amin Santono dan pejabat nonaktif Kementerian Keuangan Yaya Purnomo sebagai tersangka.

KPK juga menetapkan dua orang sebagai tersangka, yakni Eka Kamaludin dan ahmad Ghiast. Eka merupakan pihak swasta yang diduga sebagai perantara suap. Sementara Ahmad berstatus kontraktor yang diduga sebagai pemberi uang suap.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
19 hari lalu

Ekonom Soroti Pengetatan RAPBN 2027, Defisit Turun tapi Utang Naik

21 hari lalu

Anggaran Subsidi Energi Naik Jadi Rp272,9 Triliun di RAPBN 2027, ESDM Ungkap Penyebabnya

30 hari lalu

Bukan Tanggal 16, Puan Ungkap Alasan Sidang Tahunan MPR 2026 Dilaksanakan 14 Agustus

2 bulan lalu

Respons Pimpinan BGN soal Anggaran MBG 2027 Turun Jadi Rp174 Triliun 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal