Alasan PDIP Usul Aturan Batas Atas Usung Capres-Cawapres: Supaya Ada 3-4 Paslon

Achmad Al Fiqri
Anggota DPR Fraksi PDIP Deddy Sitorus (Dok. DPR)

JAKARTA, iNews.id - PDI Perjuangan (PDIP) mengusulkan pengaturan batas atas dalam mengusung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden. Dengan demikian terbuka peluang adanya tiga hingga empat paslon saat pemilihan presiden (pilpres).

"Menurut saya, tidak cukup hanya mengatur batas bawah dengan setidaknya dua partai mendukung paslon. Harus diatur juga batas atas agar terdapat setidaknya 3-4 pasangan calon," ujar Ketua DPP PDIP Deddy Yevri Sitorus kepada wartawan, dikutip Selasa (22/9/2026).

Dengan demikian, menurutnya masyarakat memiliki pilihan lebih banyak paslon. Dia menilai, aturan batas minimal dua partai pengusung berpotensi hanya menghasilkan dua pasangan calon. 

"Misalnya, enam partai mengusung satu paslon dan dua partai lainnya mengusung satu paslon, sementara partai nonparlemen harus masuk ke salah satu kubu," katanya.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Said Abdullah mengusulkan paslon capres-cawapres maksimal diusung empat partai politik. Hal itu ditujukan untuk menciptakan kompetisi di antara kandidat.

Said menilai, perlu ada batas maksimal pengusungan paslon capres-cawapres bila memang ada batas minimal. Menurutnya, batas maksimal paslon capres-cawapres yakni diusung empat parpol.

"Katakanlah minimal dua partai politik, maksimal empat partai politik sehingga ada kompetisi. Jangan sampai batas atasnya tidak ada," kata Said.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
1 hari lalu

PDIP Usul Capres-Cawapres Maksimal Diusung 4 Parpol agar Lebih Kompetitif

8 hari lalu

PDIP Pecat Achmad Hidayat dari Kader, Klaim bukan karena Sowan ke Jokowi

14 hari lalu

PDIP Laporkan 6 Akun Medsos yang Kaitkan Kader Ellen Taroreh dengan Ojol Melva saat Demo DPR

1 bulan lalu

PDIP Jelaskan Alasan Megawati Tak Hadiri Upacara HUT RI di Istana: Punya Misi Khusus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal