Alquran Isyarat Indonesia Akan Diproduksi Massal di Madinah

Widya Michella
Percetakan Alquran ternama di Arab Saudi, Majma Malik Fahd Li Thibaah Mushaf Syarif, berencana memproduksi massal Alquran Isyarat milik Indonesia di Madinah. (foto: Freepix)

JAKARTA, iNews.id - Penyandang disabilitas tuli akan mendapat kemudahan untuk mendapatkan Alquran di Arab Saudi. Percetakan Alquran ternama di Arab Saudi, Majma Malik Fahd Li Thibaah Mushaf Syarif, berencana memproduksi massal Alquran Isyarat milik Indonesia di Madinah.

Keputusan ini diumumkan oleh Syeikh Ahmed bin Essa Al-Hazmi, Kepala Atase Agama Kedutaan Besar Arab Saudi, dalam acara peluncuran Iqro'na, panduan praktis untuk belajar Alquran braille, di Kementerian Agama.

Syeikh Al-Hazmi menyatakan kekagumannya terhadap Alquran Isyarat yang diterbitkan oleh Lajnah Penastihan Mushaf Alquran (LPMQ) Balitbang Diklat Kementerian Agama RI. Dia pun menegaskan pentingnya langkah ini dalam memperluas aksesibilitas Alquran bagi semua orang.

“Alquran ini akan menjadi sumber bacaan bagi saudara-saudara kita yang memiliki kebutuhan khusus di seluruh dunia,” ujarnya, Selasa (2/4/2024).

Kepala Balitbang Diklat Kementerian Agama Suyitno, menyambut baik inisiatif ini. Dia menegaskan bahwa ini merupakan tonggak penting dalam upaya meningkatkan akses literasi Alquran bagi penyandang disabilitas.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari Syeikh Ahmed bin Essa Al-Hazmi. Langkah ini akan membantu menyediakan Alquran isyarat secara lebih luas bagi saudara-saudara kita yang memiliki kebutuhan khusus di seluruh dunia," kata Suyitno.

Produksi massal Alquran Isyarat di Madinah diharapkan dapat mengatasi tantangan rendahnya literasi Alquran di kalangan penyandang disabilitas akibat keterbatasan akses pembelajaran Alquran.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
12 jam lalu

Raja Salman Doakan Korban Gempa NTT: Semoga Lekas Sembuh!

18 jam lalu

Trump Sambut Baik Pakta Pertahanan Makkah: Langkah Berani!

3 hari lalu

Newport Klarifikasi dan Minta Maaf Buntut Heboh Challenge Hafalan Alquran Berhadiah Miras

5 hari lalu

Kemenag soal Wakaf Saham Masjid Istiqlal Masuk Bursa Efek: Bukan IPO

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal