Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pengamen Masuk Mikrotrans Kampung Melayu, Transjakarta Minta Maaf
Advertisement . Scroll to see content

Viral Pengamen Masuk Mikrotrans, Transjakarta Jelaskan Larangannya

Sabtu, 03 Oktober 2026 - 06:29:00 WIB
Viral Pengamen Masuk Mikrotrans, Transjakarta Jelaskan Larangannya
Ilustrasi pengamen masuk Mikrotrans. (Foto: SINDOnews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Transjakarta buka suara usai viral pengamen masuk Mikrotrans kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur. Pengamen tersebut duduk di depan pintu masuk kendaraan sehingga dinilai mengganggu penumpang yang hendak naik dan turun.

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani menegaskan, Transjakarta melarang aktivitas mengamen, meminta sumbangan, hingga berjualan di seluruh layanan perusahaan. Larangan tersebut berlaku di dalam armada bus, Mikrotrans, maupun seluruh area halte.

“Aktivitas mengamen, meminta sumbangan, maupun jualan dalam bentuk apa pun secara tegas dilarang keras di dalam armada Bus, dan Mikrotrans maupun di seluruh area halte Transjakarta,” jelasnya dikutip Sabtu (3/10/2026).

Transjakarta juga meminta penumpang melaporkan aktivitas yang melanggar ketentuan atau menimbulkan ketidaknyamanan selama perjalanan. Penumpang diimbau mencatat kode atau pelat nomor kendaraan untuk disampaikan melalui layanan pelanggan Transjakarta.

“Laporan ini menjadi perhatian serius bagi kami, agar ke depan tidak ada aktivitas serupa di layanan Transjakarta,” kata dia.

Sebelumnya, Ayu menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat kejadian tersebut.

“PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh pelanggan terkait adanya pengamen pada layanan Mikrotrans,” ucap Ayu dalam keterangannya, Jumat (2/10/2026).

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut