Ancaman Sunyi Abu Vulkanik

iNews
Salman Ibnu Hasky (Foto: Ist)

Salman Ibnu Hasky
Jurnalis iNews

KAMIS, 24 Juni 1982, pukul 20.42, langit Samudra Hindia mengirim pesan paling kelam bagi pesawat City of Edinburgh jenis Boeing 747. Di bawah pesawat itu, Gunung Galunggung di Jawa Barat sedang meletus dan mengumbar abu ke seantero penjuru langit.

Celakanya, teknologi radar penerbangan saat itu hanya bisa mendeteksi partikel air. Abu vulkanik yang kering bukanlah air. Karenanya, layar radar tak mampu menangkap detak jantung debu.

Abu menyentuh pesawat City of Edinburgh, diikuti gerombolan abu lain. Di mesin pesawat yang panas, abu letusan gunung menyatu, kemudian meleleh seperti cairan kaca. Mesin pesawat gagap bekerja hingga kehilangan fungsi. Empat mesin mati satu per satu.

Pesawat melayang sunyi tanpa mesin penggerak. Gelap malam benar-benar mencekam. Penumpang dan seluruh kru menanti bagaimana kematian akan datang. Dihentak badan pesawat? Panas terbakar? Atau sulit bernapas di laut samudra?

Pesawat terus terbang merendah. Dari ketinggian 40 ribu kaki hingga belasan ribu saja.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
9 jam lalu

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Menurun, BMKG Lanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca

10 jam lalu

3 Tanda Gunung Anak Krakatau Akan Berhenti Erupsi, Ini Penjelasan Ahli

14 jam lalu

Gunung Anak Krakatau kembali Erupsi Pagi Ini, Warga Diminta Jauhi Zona Bahaya

17 jam lalu

Sejarah Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda yang Kembali Erupsi Dahsyat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal