Andi Arief: dari Aktivis, Jadi Orang Istana, hingga Terjerat Narkoba

Ahmad Islamy Jamil
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief. (Foto: Okezone)

Pada 2009, ketika SBY menjadi kepala negara untuk kedua kalinya, Andi Arief dipercaya sebagai staf khusus presiden bidang bantuan sosial dan bencana. Jabatan itu dipegang Arief hingga berakhirnya periode pemerintahan SBY pada 2014.

Setelah tidak lagi menjadi bagian dari lingkaran istana, Arief tetap melanjutkan karier politiknya bersama SBY dengan berkecimpung sebagai wakil sekretaris jenderal Partai Demokrat sejak 2015. Jabatan tersebut seakan-akan kian menegaskan kedekatannya dengan SBY.

Namun sayang, karier politik Andi Arief tampaknya tak berakhir mulus. Tim NIC Dittipidnarkoba Bareskrim Polri menangkap mantan aktivis 98 itu karena kasus narkoba. Arief ditangkap di sebuah hotel yang berada di kawasan Slipi, Jakarta Barat, Minggu (3/3/2019).

Dalam penggerebekan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti. Andi Arief kemudian ditahan untuk menjalani pemeriksaan intensif. Polisi juga melakukan tes urine. Hasilnya, polisi memastikan urine politikus Partai Demokrat itu positif mengandung metametamin atau narkoba jenis sabu.

“Kami melakukan tes urine dan positif mengandung metametamin atau narkoba jenis sabu,” kata Kadiv Humas Polri, Irjen Pol M Iqbal, di Jakarta, sore tadi.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Bareskrim Tangkap Bripka Dedy, Sniper yang Pantau Aparat di Kampung Narkoba Samarinda

Nasional
3 hari lalu

Bak Film Kartel! Kampung Narkoba Samarinda Punya Sniper untuk Awasi Pendatang

Megapolitan
4 hari lalu

Polisi Bongkar Peredaran Etomidate di Tangerang, Pemuda 19 Tahun Ditangkap

Nasional
7 hari lalu

Bareskrim Bongkar Sarang Narkoba di Hotel Jakbar, Tangkap 14 Tersangka

Internasional
8 hari lalu

Partai Demokrat AS Tak Percaya Konflik Iran Sudah Selesai: Kita Diseret ke Perang Panjang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal