Anggota DPRD Kecam Tantangan Hafalan Alquran demi Miras di Sounds Project Ancol, Desak Usut Tuntas

Tim iNews.id
Ilustrasi DPRD mengecam tantangan hafalan Alquran demi miras di Sounds Project Ancol. (Foto: Pexels)

Dia menilai Alquran sebagai kitab suci memiliki kedudukan yang harus dihormati dan tidak semestinya digunakan sebagai bagian dari pemasaran produk minuman beralkohol.

“Alquran adalah kitab suci yang wajib dijunjung tinggi kemuliaannya, sehingga sangat tidak pantas jika dijadikan alat pemasaran produk minuman beralkohol,” ungkapnya.

Ali juga meminta aparat memeriksa seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut, mulai dari panitia, MC, EO atau penyelenggara, pihak Booth Newport, hingga pihak lain yang memiliki keterkaitan.

“Tindakan ini sangat tidak pantas dan kurang ajar di mana menjadikan hafalan ayat Alquran sebagai aksi promosi miras atau minol, sehingga kejadian tersebut termasuk perbuatan Penistaan Agama,” ujar dia

“Selanjutnya saya juga meminta aparat penegak hukum untuk segera memanggil dan  memeriksa seluruh pihak yang terlibat, termasuk panitia, MC, EO atau pihak penyelenggara acara, termasuk pihak booth Newport, maupun pihak-pihak lain yang memiliki keterkaitan dengan kejadian tersebut,” sambungnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
2 hari lalu

Dokter Richard Lee Makin Kurus gegara Kasus Hukum Melawan Doktif, Ini Fotonya

2 hari lalu

Inayah Respons Curhatan Wardatina Mawa soal Nafkah Rp3 Juta Tak Lancar: Masalah Finansial

2 hari lalu

Wardatina Mawa Curhat Insanul Fahmi Tak Lancar Beri Nafkah Rp3 Juta per Bulan, Ini Pengakuannya!

2 hari lalu

Riwayat Kesehatan Guruh Soekarnoputra, Sempat Dirawat 4 Minggu sebelum Kritis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal