Angka Kematian Kanker di Indonesia Tinggi 59 Persen, Fasilitas dan Jumlah Dokter Jadi Sorotan

Niko Prayoga
Tercatat, terdapat 408.661 kasus kanker di Indonesia dengan jumlah kematian mencapai 242.099 atau sekitar 59,24 persen. (Foto: Niko Prayoga)

JAKARTA, iNews.id – Angka kematian akibat kanker di Indonesia masih tergolong tinggi dan menjadi perhatian serius. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan dan Globocan 2022 menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan.

Tercatat, terdapat 408.661 kasus kanker dengan total kematian mencapai 242.099 atau sekitar 59,24 persen. Angka ini dinilai tinggi dan tidak sebanding dengan fasilitas layanan kanker yang tersedia.

Jumlah fasilitas pelayanan kanker di Indonesia bahkan tercatat kurang dari 80 unit. Kondisi tersebut sangat timpang jika dibandingkan dengan jumlah penduduk yang mencapai 275 juta jiwa.

Berdasarkan standar International Atomic Energy Agency, idealnya tersedia satu mesin radioterapi untuk setiap 250.000 penduduk. Namun, realisasi di Indonesia masih jauh dari angka tersebut.

Selain itu, jumlah dokter spesialis onkologi radiasi juga masih terbatas. Saat ini hanya terdapat sekitar 135 dokter dan mayoritas masih terpusat di Pulau Jawa.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
3 hari lalu

Ingin Berobat Kanker Langka ke Singapura? Ini yang Perlu Dipertimbangkan

8 hari lalu

Lizzie Parra Didiagnosis Kanker, Ungkap Pesan Mengharukan

15 hari lalu

Perawatan Paliatif Bukan Berarti Menyerah, Ini yang Perlu Dipahami Keluarga Pasien

25 hari lalu

Dokter Bongkar Alasan Orang Indonesia Berobat Kanker di Singapura, Ternyata Karena Ini!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal