Anies Dilaporkan ke Bareskrim Dugaan Penistaan Agama gegara Akronim AMIN

riana rizkia
Koordinator Forum Aktivis Dakwah Kampus Indonesia Umar Segala saat melaporkan Capres Anies Baswesdan ke Bareskrim dugaan penistaan agama. (Foto: MPI/Riana Rizkia)

Melalui penggunaan akronim itu, Umar menilai Anies terus melanggengkan aksi politisasi agama demi kepentingan pribadi sebagai peserta Pilpres 2024.

Sebab itu, dia menilai sudah seharusnya penggunaan akronim amin selama masa Pilpres 2024 harus dihentikan. Sehingga tidak ada lagi pihak-pihak yang mengambil keuntungan dengan ajaran agama untuk memenangkan pemilu.

"Ini sebuah politisasi yang sangat tidak berguna. Politisasi rendah, bahwasanya politisasi agama masih dilakukan untuk mendapat suatu kepentingan publik di era demokrasi ini," ucapnya.

Selain itu, Umar mengaku juga bakal melaporkan Anies karena aksinya yang melakukan tasyahud dengan dua jari dalam acara podcast bersama Ustad Abdul Somad pada 13 Desember.

"Bahwasanya Anies Baswedan telah mempermainkan gerakan salat. Beliau menunjukkan nomor 2, tapi dalam artian yang dijelaskan oleh beliau itu gerakan salat," tuturnya. 

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
2 hari lalu

Ganjar Ungkap Isi Pembicaraan dengan Anies: Kenang Masa Kuliah hingga Cerita Non-politik

2 hari lalu

Ganjar Bertemu Anies: Udara Jogja Mendadak Segar!

14 hari lalu

Alasan PDIP Usul Aturan Batas Atas Usung Capres-Cawapres: Supaya Ada 3-4 Paslon

15 hari lalu

PDIP Usul Capres-Cawapres Maksimal Diusung 4 Parpol agar Lebih Kompetitif

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal