Antisipasi Ancaman Tsunami Megathrust, BMKG Siapkan Sistem Peringatan Dini Gempa 

Binti Mufarida
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati (Foto: BMKG)

“Ke depannya, kita berharap bisa lebih mandiri dalam mengembangkan teknologi mitigasi bencana, meskipun kolaborasi dengan negara maju tetap dilakukan, kita tidak ingin lagi bergantung sepenuhnya pada teknologi mereka,” ujarnya.

Saat ini, Indonesia mengembangkan sistem baru yang dikenal dengan “Merah Putih”,  yang diharapkan dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap teknologi asing. Pengembangan Sistem Processing InaTEWS Merah Putih ini adalah manifestasi kemandirian bangsa dan upaya untuk mengurangi ketergantungan pada teknologi asing. 

Sistem ini diharapkan dapat mendorong kreativitas dan inovasi dari kalangan akademisi serta praktisi dalam merancang sistem peringatan dini yang lebih akurat dan efektif.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Indonesia (UI), sistem ini diharapkan menjadi contoh sukses kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan lembaga internasional. 

“Meskipun tantangan masih ada, optimisme tetap tinggi bahwa Indonesia akan menjadi negara yang lebih siap menghadapi bencana di masa depan,” katanya. 

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Venezuela Masih Mencekam Diguncang Gempa Susulan, Korban Tewas dan Hilang Terus Bertambah

57 tahun lalu

Korban Tewas Gempa Venezuela Melonjak Jadi 1.430 Orang, Hampir 70.000 Lainnya Hilang

57 tahun lalu

Gempa Terkini M 5,6 Guncang Pacitan, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Update Korban Gempa Venezuela: 920 Orang Tewas, 3.360 Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal