"Saat kedatangan jemaah atau atau kedatangan dari luar negeri itu ketika turun sebelum ke imigrasi hanya ada satu pintu saja untuk proses pemberkasan data. Setelah itu keluar barcode lalu bayar, terus PCR, baru keluar, itu yang terjadi sekarang," ujar dia.
Dia pun mengkhawatirkan jika nantinya terjadi peningkatan PPLN terutama menjelang Ramadhan. Sebab pada saat itu, akan banyak calon jemaah umrah yang ingin melaksanakan ibadah ke tanah suci.
"Jika dalam waktu yang sama itu jumlah pesawat yang landing CGK itu banyak, tentu satu pintu itu tidak muat. Jadi sebaiknya mungkin bisa dibuat blok yang lain sebagai pintu kedua sehingga akan memudahkan," kata dia.
Tri pun sempat menghitung lamanya antrian normal saat 1 pesawat umrah landing di Jakarta. Dengan penumpang kurang lebih 250 sampai 300 yang mencapai satu hingga dua jam.