Keterbatasan serta permasalahan di wilayah pedesaan merupakan faktor pendorong terjadinya urbanisasi, beberapa di antaranya yaitu:
-Menyempitnya lahan pertanian yang merupakan mata pencaharian utama penduduk desa
-Perubahan fungsi lahan pertanian menjadi pemukiman penduduk, fasilitas sosial, atau kawasan industri
-Meledaknya jumlah penduduk di desa bersamaan dengan berkurangnya lapangan pekerjaan di sektor pertanian
-Tingkat upah yang relatif lebih kecil dibandingkan kota
-Harapan untuk meningkatkan taraf hidup dan status ekonomi dengan bekerja di kota
-Fasilitas sosial seperti jenjang pendidikan, kesehatan, olahraga, dan hiburan di desa relatif lebih terbatas
Guna memperjelas apa itu urbanisasi, kenali juga faktor yang menarik masyarakat untuk melakukan urbanisasi, yaitu sebagai berikut:
-Berbagai macam fasilitas sosial yang lebih memadai tentunya mempermudah warganya dalam beraktivitas sehari-hari
-Lapangan pekerjaan yang lebih banyak dan beragam, serta upah yang relatif tinggi
-Fasilitas pendidikan yang lebih memadai, baik dalam jenjang maupun jumlah serta kualitas lembaga pendidikan
-Tersedianya fasilitas kesehatan, olahraga, hiburan, dan rekreasi dengan jumlah dan kualitas yang lebih baik
Urbanisasi memiliki dampak terhadap berbagai sektor kehidupan, yakni:
-Struktur ekonomi menjadi lebih bervariasi, bermacam-macam usaha transportasi, perdagangan dan jasa timbul dari mereka yang bermodal besar, terutama di sektor informal
-Perkembangan di bidang wiraswasta juga lebih meluas, contohnya seperti ternak telur ayam, telur bebek dan semacamnya
-Diusahakan adanya pendidikan kejuruan setingkat SMP, SMA atau bahkan perguruan tinggi yaitu adanya program non-gelar, bagi mereka yang ingin memiliki pendidikan yang bisa dicapai dengan waktu pendek namun mendatangkan penghasilan
-Perluasan wilayah kota ke arah pinggiran atau tepian dan menimbulkan permasalahan baru mengenai administratif pemerintahan