Arti Mabit di Muzdalifah, Sejarah dan Cara Melaksanakannya

Rahmi Rizal
Arti Mabit di Muzdalifah

Di sinilah dulu Nabi Muhammad SAW pernah pula bermalam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan terus berzikir kepada-Nya. Mengutip buku Tuntunan Manasik Haji dan Umrah Kementerian Agama Republik Indonesia 1444 H/2023 M, jemaah yang beraktivitas di Muzdalifah ini seperti pasukan tentara yang menyiapkan tenaga dan senjata untuk berperang melawan musuh manusia, yaitu setan yang terkutuk.

Apa yang Dilakukan di Muzdalifah?  

Selain itu, jemaah juga disunnahkan untuk mengambil sedikitnya tujuh butir kerikil di Muzdalifah. Batu kerikil tersebut nantinya akan digunakan oleh jemaah untuk melontar Jamrah Aqabah di Mina pada keesokan harinya. 

Mabit di Muzdalifah boleh dilakukan meski hanya sebentar atau sesaat. Asalkan, keberadaan jemaah di Muzdalifah melewati tengah malam. Oleh karena itu, lamanya jemaah melakukan mabit di Muzdalifah minimal sampai lewat tengah malam.

Setelahnya, jemaah diperbolehkan untuk bergerak menuju Mina. Menurut sebagian besar ulama, mabit di Muzdalifah hukumnya wajib. Sedangkan ulama lainnya menyatakan hukum mabit di Muzdalifah adalah sunnah.

Apabila jemaah haji tidak dapat melakukan mabit di Muzdalifah karena uzur syar’i, seperti sakit, mengurus orang sakit, tersesat jalan, dan lain sebagainya, mereka tidak diwajibkan untuk membayar dam. Begitu pula jemaah yang sedang mabit di Muzdalifah kemudian harus dirujuk dan dirawat di rumah sakit karena kondisinya, ia juga tidak terkena dam.

Demikian arti mabit dan cara melaksanakannya. Semoga bisa menambah pengetahuan kita ya!

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
5 hari lalu

Kemenhaj Terbitkan Rencana Perjalanan Haji Tahun 2027, Berikut Jadwal Lengkapnya

5 hari lalu

345 Orang Pernah Gagal Haji, Menhaj Minta Jemaah Siapkan Kondisi Kesehatan Sejak Dini

10 hari lalu

Houthi Serang Riyadh, Wamenhaj Dahnil: Belum Ada Larangan Perjalanan ke Arab Saudi

11 hari lalu

Kasus Kuota Haji, Travel Setor 6.000 Dolar AS per Jemaah agar Berangkat Tanpa Antre

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal