AS-Iran Memanas, Ali Ngabalin Sebut Trump Ingin Dikte Teheran Lewat Perang

Binti Mufarida
Guru Besar Hubungan Internasional Busan University of Foreign Studies (BUFS) Korea Selatan, Ali Mochtar Ngabalin dalam program Interupsi yang disiarkan di iNews, Kamis (30/4/2026). (Foto: tangkapan layar)

Menurutnya, alih-alih melakukan spekulasi atau retorika perang, Iran seharusnya memanfaatkan momentum untuk menempuh jalur diplomasi dan dialog terbuka.
 
Dia menekankan bahwa pertemuan fisik dan negosiasi adalah kunci untuk meredam konflik. Dalam pandangannya, perang hanyalah instrumen lain dari proses tawar-menawar politik yang buntu.

“Bahkan saya ada beberapa saya tulis itu artikel saya bilang ada momentum di mana sebetulnya Teheran itu harus menggunakan waktu yang tepat ini untuk melakukan diplomasi, bicara, karena sedahsyat apapun tingkat spekulasi yang dilakukan bertemu itu penting,” tuturnya.

“Kenapa perang itu terjadi karena orang tidak bertemu dalam satu titik pembicaraan. Jadi perang itu menurut ahli perangnya itu adalah cara lain dalam orang melakukan negosiasi politik,” ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
5 jam lalu

Ketegangan AS-Iran Berpotensi Mengarah ke Perang Ketahanan, Ini Penentunya

Internasional
7 jam lalu

Iran: Blokade AS atas Selat Hormuz Bakal Gagal Capai Tujuan

Internasional
8 jam lalu

Trump Dapat Pengarahan soal Perang Iran, Serangan Darat Tetap Masuk Opsi

Internasional
10 jam lalu

Centcom Beri Pengarahan kepada Trump Hari Ini, Perang Lawan Iran Bakal Berlanjut?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal