Awal Ramadan Muhammadiyah dan NU Berpotensi Tak Sama, Ini Respons Kemenag

Widya Michella Nur Syahid
Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid (Foto: Sindo/iNews)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid angkat suara soal kemungkinan penetapan awal puasa 1 Ramadan 1443 H yang tidak sama antara organisasi Muhammadiyah dan Nahdlatul ulama (NU) serta pemerintah. Menurut Zainut, perbedaan tersebut nantinya harus diterima dengan lapang dada.

"Perbedaan itu menjadi hal yang harus diterima dengan lapang dada," kata Zainut saat ditemui MNC Portal di Jakarta, Jumat (25/03/2022)

Menurut Zainut, perbedaan tersebut adalah hal yang biasa terjadi. Dia yakin umat Islam di Indonesia memiliki rasa toleransi terhadap yang berbeda pandangan. 

"Kita harus saling toleransi karena perbedaan itu satu hal yang sudah terbiasa yang terjadi di Indonesia," tutur dia.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
4 hari lalu

Gus Ipul Somasi 3 Orang yang Tuding Uang Hasil Korupsi Mengalir ke Muktamar NU

12 hari lalu

Forum Rektor Muhammadiyah Temui Fraksi Golkar DPR, Minta RUU Pemilu Dikaji Mendalam

26 hari lalu

Eks Menag Yaqut Bantah NU Dapat Jatah Kuota Haji: Hanya Klaim Saja

1 bulan lalu

Sekjen Golkar Teladani Mbah Wahab, Soroti Karakter NU yang Moderat dan Toleran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal