Awal Ramadan Tak Sama, Anwar Abbas Ingatkan Sikap Toleran 4 Imam Mazhab

Nur Khabibi
Waketum MUI Anwar Abbas. (Foto: iNews.id)

Ketika Imam Syafi'i berziarah ke makam Imam Abu Hanifah di Baghdad, dia salat subuh tanpa membaca qunut dengan alasan menghormati Imam Abu Hanifah. 

"Hal serupa juga diperlihatkan Imam Ahmad bin Hanbal kepada Imam Syafi'i, kita tahu beliau berdua sering berbeda pendapat dalam masalah fiqih, tetapi meski pun demikian, Imam Ahmad bin Hanbal menyatakan bahwa beliau selalu mendoakan Imam Syafi'i dalam solatnya bahkan hal itu  sudah beliau lakukan selama empat puluh tahun," ucapnya. 

Menurut Anwar, umat Muslim sebagai pengikut imam-imam seharusnya menghormati perbedaan awal Ramadan demi terciptanya kerukunan. 

"Oleh karena itu, sikap terbaik yang perlu kita buat mari kita kembangkan sikap saling hormat menghormati diantara kita karena memang dengan cara seperti itulah, kita akan dapat menegakkan ketertiban dan ukhuwah islamiyah serta persatuan dan kesatuan yang baik dan kuat di antara kita," tutur dia.

Diketahui, pemerintah menetapkan 1 Ramadan jatuh pada hari Kamis 19 Februari 2026. Sementara itu, organisasi keagamaan Muhammadiyah menetapkan awal puasa jatuh pada hari ini.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

Menag Imbau Masjid Jadi Pusat Doa dan Solidaritas Palestina selama Ramadan

Nasional
4 jam lalu

Wamenag Imbau Tak Ada Sweeping Rumah Makan saat Ramadan: Tidak Semua Orang Puasa

Nasional
4 jam lalu

MUI Respons Awal Ramadan 2026 Berbeda: yang Penting Jaga Keutuhan, Saling Menghormati

Nasional
5 jam lalu

Menag soal Awal Ramadan Tak Sama: Perlu Kita Cari Titik Temunya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal