Ketika Imam Syafi'i berziarah ke makam Imam Abu Hanifah di Baghdad, dia salat subuh tanpa membaca qunut dengan alasan menghormati Imam Abu Hanifah.
"Hal serupa juga diperlihatkan Imam Ahmad bin Hanbal kepada Imam Syafi'i, kita tahu beliau berdua sering berbeda pendapat dalam masalah fiqih, tetapi meski pun demikian, Imam Ahmad bin Hanbal menyatakan bahwa beliau selalu mendoakan Imam Syafi'i dalam solatnya bahkan hal itu sudah beliau lakukan selama empat puluh tahun," ucapnya.
Menurut Anwar, umat Muslim sebagai pengikut imam-imam seharusnya menghormati perbedaan awal Ramadan demi terciptanya kerukunan.
"Oleh karena itu, sikap terbaik yang perlu kita buat mari kita kembangkan sikap saling hormat menghormati diantara kita karena memang dengan cara seperti itulah, kita akan dapat menegakkan ketertiban dan ukhuwah islamiyah serta persatuan dan kesatuan yang baik dan kuat di antara kita," tutur dia.
Diketahui, pemerintah menetapkan 1 Ramadan jatuh pada hari Kamis 19 Februari 2026. Sementara itu, organisasi keagamaan Muhammadiyah menetapkan awal puasa jatuh pada hari ini.