Bacaleg Partai Perindo Prihatin Indonesia Jadi Negara dengan Kerusakan Hutan Terparah

Wiwie Heriyani
Bacaleg DPR Dapil Jawa Tengah III Partai Perindo, Transtoto Handadhari (tangkapan layar)

JAKARTA, iNews.id - Indonesia merupakan salah satu negara dengan hutan yang luas. Bahkan, Indonesia menempati urutan ketiga sebagai pemilik hutan terbesar di dunia setelah Brasil dan Kongo. 

Mirisnya, hal ini justru berbanding terbalik dengan kondisi hutan. Pasalnya, Indonesia menjadi negara dengan kerusakan hutan terparah di dunia. 

Hal ini diungkap Bacaleg DPR Dapil Jawa Tengah III Partai Perindo, Transtoto Handadhari dalam Podcast Aksi Nyata Partai Perindo. 

Besar dan tumbuh di lingkungan yang dikelilingi hutan sejak kecil, membuat Transtoto paham betul bagaimana kondisi hutan Indonesia dari masa ke masa. Dia menilai, setiap tahun kondisi hutan di Tanah Air kian memprihatinkan. 

“Hutan kita sekarang kondisinya tidak bagus. Indonesia menjadi negara nomor 3 sebagai paru-paru dunia, tetapi kerusakannya nomor 1 dunia. Jadi sempat 2 juta koma sekian per tahun,” ujar Transtoto.

Transtoto lantas menyebut salah satu faktor utama mengapa kondisi hutan di Indonesia kian memprihatinkan dari tahun ke tahun. Salah satunya yakni karena ulah masyarakat setempat hingga keserakahan para pengusaha.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

 John Richard Banua Resmi Jabat Ketua DPW Papua Pegunungan, Siap Majukan Partai Perindo

Nasional
4 hari lalu

Perindo Resmi Serahkan SK Ketua DPW Papua Pegunungan ke John Richard Banua

Nasional
7 hari lalu

Deklarasi Sekber GKSR, Partai Perindo Ingin Kawal Pemilu Berintegritas

Nasional
7 hari lalu

Partai Perindo dan 7 Parpol Non-Parlemen Deklarasikan Sekber GKSR, Perjuangkan 4 Isu Utama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal