Badan Geologi : Aktivitas Gunung Merapi Didominasi Pertumbuhan Kubah Lava

Binti Mufarida
Gunung Merapi meluncurkan awan panas. (Foto : Antara)

“Awan panas dan guguran dapat terjadi sewaktu-waktu. Meskipun, kejadian awan panas guguran masih sulit untuk diprediksi dari sisi waktu kejadiannya namun dapat diperkirakan potensi bahayanya,” kata Sugeng.

Sugeng mengungkapkan, potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas di sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Bebeng, Krasak sejauh maksimal 7 km.

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

“Untuk meminimalisir kerugian dan menghindari korban akibat erupsi ini adalah dengan cara meningkatkan keakuratan dan kecepatan asesmen bahaya serta memastikan masyarakat dapat merespons peringatan dini dengan cepat dan tepat,” katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
23 hari lalu

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas 2 Km Mengarah ke Kali Krasak dan Boyong, Warga Diminta Waspada

24 hari lalu

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran hingga 2 Km, Status Siaga

27 hari lalu

Ilmuwan BRIN Temukan Spesies Katak Baru, Hanya Hidup di Gunung Merapi

31 hari lalu

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 1,7 Km, Status Siaga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal