Badan Geologi Sebut Gunung Tangkuban Parahu Masih Level I, Warga Diminta Tetap Waspada

Binti Mufarida
Semburan asap dari Kawah Ecoma, Gunung Tangkuban Parahu. (FOTO: PVMBG)

“Sehingga terjadi overpressure sementara (transien) dan gas keluar berupa hembusan yang cukup kuat melalui zona lemah (rekahan). Hembusan berwarna putih mengindikasikan bahwa aktivitas ini didominasi oleh uap air,” kata Eko.

Oleh karena itu, Eko meminta agar masyarakat di sekitar Gunung Tangkuban Parahu, pedagang, wisatawan, dan pendaki untuk tidak turun ke dasar Kawah Ratu dan Kawah Upas. Warga juga diminta tidak menginap atau berlama-lama berada di dalam kawasan kawah kawah aktif yang ada di dalam kompleks Gunung Tangkuban Parahu.

“Kemudian, mewaspadai meningkatnya konsentrasi gas-gas vulkanik yang dapat terjadi secara tiba-tiba, yaitu dengan tidak berlama-lama berada di sekitar area kawah aktif Gunung Tangkuban Parahu agar terhindar dari paparan gas yang dapat berdampak bagi kesehatan dan keselamatan jiwa,” tegas Eko.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
2 hari lalu

Badan Geologi Ungkap Kondisi Terkini Anak Krakatau: Erupsi Melandai, Gempa Vulkanik Meningkat

3 hari lalu

Status Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, Gempa Vulkanik Dalam Meningkat

6 hari lalu

Respons BMKG terkait Rencana Penggabungan dengan Badan Geologi

6 hari lalu

Prabowo Usul Gabungkan Badan Geologi dan BMKG, Anggota DPR: Lebih Efisien

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal