Bahlil Akui Stok BBM Berkurang Jadi 16-18 Hari, Minta Pertamina Tambah Armada Kapal

Iqbal Dwi Purnama
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. (Foto: Istimewa)

Perbedaan harga antara BBM subsidi dan nonsubsidi dinilai turut memengaruhi pola konsumsi masyarakat. Dalam bahan yang disampaikan, harga Pertalite tercatat Rp10.000 per liter, sedangkan Pertamax RON 92 sebesar Rp15.959 per liter.

Adapun, Pertamax Green RON 95 dibanderol Rp19.150 per liter dan Pertamax Turbo RON 98 sebesar Rp19.600 per liter.

Bahlil menegaskan, stok BBM nasional yang berada di kisaran 16-18 hari bukan berarti cadangan telah berada di bawah batas minimal. Dia juga memperkirakan kondisi stok dapat membaik dalam waktu sekitar satu pekan ke depan.

"Tapi di 16 sampai 18 hari itu kan bukan berarti kita kekurangan standar minimal, enggak," kata dia.

Untuk mengantisipasi gangguan pasokan di daerah, Bahlil telah menginstruksikan PT Pertamina (Persero) menambah armada kapal. Langkah ini diharapkan mempercepat pengiriman BBM ke wilayah yang mengalami kelangkaan.

"Saya tadi memerintahkan untuk mereka untuk segera menggandakan kapal agar tidak terjadi kondisi yang tidak diinginkan di daerah-daerah, supaya bisa percepatan," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
1 jam lalu

Pertamina Tambah Pasokan 57,9 Juta Liter BBM untuk Bali, Layanan SPBU Berangsur Kondusif

2 jam lalu

Bahlil Rapat Bareng Bos Danantara, Kapolri hingga Dasco, Klaim Stok BBM Nasional Aman

5 jam lalu

Pasokan BBM Belum Normal, Antrean Panjang Masih Terjadi di SPBU Jembrana

7 jam lalu

Pasokan BBM Belum Tiba, Warga Gianyar Antre Belasan Jam di SPBU

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal