Selain itu, kata dia, kenaikan harga BBM nonsubsidi mendorong sebagian masyarakat yang sebelumnya menggunakan BBM nonsubsidi beralih ke BBM subsidi. Perubahan pola konsumsi tersebut meningkatkan permintaan Pertalite di sejumlah SPBU Makassar.
“Masalahnya sekarang adalah banyak orang yang awalnya tidak memakai BBM subsidi, sekarang shifting pindah ke subsidi. Ini karena harganya melonjak. Itulah yang terjadi sebagian di Makassar,” ungkapnya.
Meski terjadi antrean, Bahlil memastikan kondisi tersebut bukan akibat kekurangan cadangan BBM nasional. Dia menyebut stok BBM secara nasional masih aman.
“Cadangan nasional kita 20 hari. Harusnya tidak logis masa terjadi antre,” ujarnya.