Banjir Rob Berpotensi Melanda Kota-Kota Besar, Ini Penjelasan BMKG

Binti Mufarida
Banjir rob menerjang 7 kecamatan di Karawang hingga ribuan rumah terendam air laut. (Foto: iNews.id/Nilakusuma)

Pada kesempatan yang sama, Deputi Meteorologi BMKG, Guswanto menjelaskan bahwa kota-kota besar yang terdampak banjir rob ini terutama yang seamless atau garis pantai dengan wilayah daratannya tidak ada batas.

“Bahwa sebenarnya kita melihat dulu, dampaknya itu kalau gelombang tinggi itu terhadap kota-kota besar, kita lihat kota-kota besar mana yang masih memiliki jarak antara garis pantai dengan tanahnya atau wilayah ketinggiannya,” kata Guswanto.  

Guswanto pun memberikan contoh seperti di Manado yang juga terdampak banjir rob beberapa hari yang lalu. "Karena apa? Ini seamless antara pantai dengan tanahnya. Kemudian kalau kita lihat ini, dia masuk ke Mall, ini perlu kita bedakan apakah Kota itu seamless dengan pantai, maka kalau seamless otomatis dia akan sangat berdampak. Kalau tidak, dia tidak akan sampai terdampak," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Ada 3 Bibit Siklon Tropis, Waspada Gelombang Tinggi hingga 6 Meter 

Nasional
1 hari lalu

BMKG Ungkap Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, Puncaknya Agustus

Nasional
2 hari lalu

BMKG Ungkap Musim Kemarau Lebih Awal, Waspada Kekeringan dan Karhutla 

Nasional
2 hari lalu

BMKG Prediksi Musim Kemarau bakal Lebih Panjang, Dimulai April 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal