Bapanas Respons Temuan Daging Sapi Rp180.000 per Kg, Minta Distribusi Dipercepat

Tangguh Yudha
Bapanas meminta percepatan distribusi daging sapi setelah ditemukan harga jual mencapai Rp180.000 per kilogram (kg) di sejumlah titik penjualan. (Foto: Dok. IMG)

Menurutnya, pemerintah tidak akan memberikan toleransi terhadap pelaku usaha yang dengan sengaja memicu kenaikan harga.

Sebelumnya, Kepala Bapanas yang juga Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman pada Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) juga telah meminta para importir daging sapi untuk mengeluarkan stoknya selama Ramadan sampai Idulfitri. Amran memastikan penindakan tegas akan diimplementasikan tatkala terjadi anomali harga.

"Kami sudah minta, semuanya harus mengeluarkan dagingnya. Jangan sampai harga naik. Kalau ada produsen menaikkan, khususnya feedloter, menaikkan yang sapi bakalan, aku cabut izinnya dan tidak boleh impor lagi. Itu kenaikan harga ada di distributor besar, middleman-nya," kata Amran.

Tak sebatas itu, pengusutan penyebab anomali harga juga diterapkan. Pemerintah tidak menginginkan ada praktik pedagang perantara atau middleman yang bermain-main dengan harga untuk keuntungan segelintir pihak saja. Namun membuat masyarakat menjadi sulit.

"Kami minta Satgas Pangan seluruh Indonesia, bila perlu langsung segel saja. Tak boleh beri ampun. Sekarang kita sepakat bahwasannya bukan lagi karena produksi, tetapi ulah segelintir orang tapi menyusahkan jutaan rakyat Indonesia. Kami minta tidak boleh naik. Dirkrimsus tadi aku minta yang distributor besarnya, dikejar," ujarnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
1 hari lalu

Bareskrim Polri Sita 6,4 Ton Beras Fortifikasi, 5 Merek Tak Sesuai Label

2 hari lalu

Stok Beras RI Tembus 4,56 Juta Ton, Pemerintah Siap Hadapi El Nino Godzilla

8 hari lalu

InJourney Airports Dinobatkan Jadi Sector Champion Danantara CX100 Award

10 hari lalu

PLN Raih Sector Champion dan Runner Up BUMN Layanan Terbaik Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal