Bapanas Ungkap Biang Kerok Harga Beras Mahal saat Stok Melimpah

Tangguh Yudha
Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi menjelaskan penyebab harga beras mahal saat stok melimpah. (Foto: Iqbal Dwi)

"Jadi, kalau harga gabahnya Rp7.000 kemudian ada yang sampai Rp7.400, maka tidak mungkin lagi harga berasnya Rp12.500 per kg, sehingga kami mempersiapkan hitungan dan telah mengajukan rakortas," tuturnya.

Arief menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara harga yang menguntungkan petani dan keterjangkauan harga beras medium bagi masyarakat.

“Kalau kita mau harga petaninya naik, jangan sampai juga nanti harga beras mediumnya tidak masuk, nanti orang tidak punya beras medium. Sehingga disampaikan bahwa kenaikan harga Rp13.500 per kg dan itu sudah kita lakukan seperti rekomendasi bapak/ibu semua," ungkap Arief.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
6 jam lalu

Pemerintah Guyur Bansos Beras-Minyak Goreng ke 33 Juta Orang, Jaga Stabilitas Harga

Nasional
3 hari lalu

Bulog Mulai Tawarkan Beras Premium ke Importir Arab Saudi, Targetkan Ekspor Tahun Ini

Nasional
4 hari lalu

Mentan Curhat Pemerintah Kerap Disalahkan saat Harga Pangan Naik, Padahal Ulah Pengusaha Nakal

Nasional
7 hari lalu

Bulog bakal Ekspor 2.280 Ton Beras untuk Jemaah Haji Tahun Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal