Bareskrim Polri Tangkap Simpatisan FPI Penyebar Hoaks di Medsos

Irfan Ma'ruf
Polisi menunjukkan tersangka AY dan barang bukti yang disita. Simpatisan FPI itu ditangkap atas tuduhan menyebarkan hoaks di media sosial, Jumat (28/6/2019). (Foto: iNews.id/Irfan Ma'ruf).

"Tersangka dalam memposting konten-konten gambar dan video adalah untuk menyampaikan rasa ketidakpuasan terhadap pemerintahan dan aparatnya yang selama ini dianggap mengkriminalisasikan ulama-ulama," kata Rickynaldo.

Beberapa konten hoaks yang sudah diposting AY di media sosial yakni berupa potongan video dengan judul tertentu semisal 'Jokowi Wajib Dimakzulkan!!!' yang diposting 27 April 2019, 'Debat Curang Jokowi' yang diposting 20 Januari 2019, 'Mahkamah Konstitusi Tidak Peduli Kecurangan' diposting 20 Februari 2019, 'Wiranto Spesialis Hantam Rakyat' diposting 29 Mei 2019, 'Kebohongan dan Kebiadaban Polri' diposting 23 Juni 2019, dan video lainnya.

AY merupakan lulusan SMK di Kabupaten Bogor jurusan jaringan computer. Dia menyebar informasi atau berita bohong berupa gambar dan video-video yang dibuat dengan sendiri.

Dalam penangkapan terjadap tersangka, polisi turut menyita sejumlah barang bukti yang digunakan AY untuk menyebar konten hoaks satu unit laptop, dua unit ponsel, dan satu hardisk.

Selain itu didapati pula beberapa atribut pakaian dan poster serta foto dengan logo FPI yang disita dari tangan AY. Ada pula senjata tajam jenis pedang.

Atas perbuatannya dia dijerat dengan Pasal 45 A ayat (2) jo 28 ayat (2) UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau Pasal 14 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan/atau 207 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama penjara 10 tahun penjara dan denda paling banyak Rp1 miliar.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
8 hari lalu

Hoaks Politik Makin Canggih, Partai Perindo Dorong Sistem Deteksi Dini jelang Pemilu 2029

15 hari lalu

Lawan Hoaks dan Disinformasi, Pemerintah Perkuat Koordinasi 8.000 Humas Kementerian/Lembaga

15 hari lalu

Menko Polkam: Kuasai Ruang Digital, Cegah Disinformasi, Fitnah dan Kebencian

21 hari lalu

Heboh Nasaruddin Umar Dikabarkan Mundur dari Menag, Kemenag: Hoaks!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal