Bareskrim Selidiki Dugaan Kebocoran Data 204 Juta Pemilih di Situs KPU

Riyan Rizki Roshali
Ilustrasi situs KPU diretas berisi 204 juta data pemilih. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Adi Vivid Agustiadi Bachtiar mendalami dugaan kebocoran data 204 juta pemilih di situs KPU. Pihaknya pertama kali mengetahui adanya dugaan kebocoran data dari patroli siber

"Dugaan kebocoran data KPU kami temukan dari hasil patroli siber yang dilakukan anggota kami," ujar Adi Vivid kepada wartawan, Rabu (29/11/2023).

Menurutnya, dugaan kebocoran data tersebut sedang didalami tim Computer Security Incident Response Team (CSIRT). Selain itu, dia menegaskan akan tetap berkoordinasi dengan KPU.

"Saat ini tim CSIRT sedang berkoordinasi langsung dengan KPU untuk penyelidikan," katanya. 

Sebelumnya, situs KPU kembali menjadi sasaran peretasan. Peretas dengan nama anonim Jimbo mengklaim telah meretas situs kpu.go.id dan berhasil mendapat data pemilih dari situs tersebut. 

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
21 jam lalu

Kapolri Ungkap 138 Orang Ditetapkan Tersangka Karhutla, 8 Korporasi Masih Diproses

4 hari lalu

Polisi Tetapkan 112 Tersangka Karhutla sejak Januari 2026, Terbanyak di Riau

5 hari lalu

Bareskrim Bongkar Kasus Promosi Judol lewat Spam Komentar Medsos, Tangkap 6 Tersangka

6 hari lalu

Tampang Penyelundup 800 Kg Ketamin di Natuna Utara saat Dibawa ke Bareskrim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal