Bareskrim Selidiki Dugaan Kebocoran Data 204 Juta Pemilih di Situs KPU

Riyan Rizki Roshali
Ilustrasi situs KPU diretas berisi 204 juta data pemilih. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Adi Vivid Agustiadi Bachtiar mendalami dugaan kebocoran data 204 juta pemilih di situs KPU. Pihaknya pertama kali mengetahui adanya dugaan kebocoran data dari patroli siber

"Dugaan kebocoran data KPU kami temukan dari hasil patroli siber yang dilakukan anggota kami," ujar Adi Vivid kepada wartawan, Rabu (29/11/2023).

Menurutnya, dugaan kebocoran data tersebut sedang didalami tim Computer Security Incident Response Team (CSIRT). Selain itu, dia menegaskan akan tetap berkoordinasi dengan KPU.

"Saat ini tim CSIRT sedang berkoordinasi langsung dengan KPU untuk penyelidikan," katanya. 

Sebelumnya, situs KPU kembali menjadi sasaran peretasan. Peretas dengan nama anonim Jimbo mengklaim telah meretas situs kpu.go.id dan berhasil mendapat data pemilih dari situs tersebut. 

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
2 jam lalu

Polisi Bongkar Peredaran Vape Narkoba di Jaktim, 3 Orang Ditetapkan Tersangka

11 hari lalu

Bareskrim Dukung Penuh Kortas Tipikor Usut Korupsi Batu Bara Rp5 Triliun Pemicu Blackout

13 hari lalu

Bareskrim: Aiptu Sumaryanto Ditemukan Gugur usai Hilang saat Gerebek Narkoba di Kalteng

15 hari lalu

Aipda Yudhie Gugur saat Penggerebekan, Bareskrim Ikut Buru Bandar Narkoba di Kalteng

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal