Bawaslu: Petugas KPPS Diintimidasi Pemilih saat Pemungutan Suara Ulang di Kuala Lumpur

Felldy Aslya Utama
WNI menuju TPSLN untuk melakukan pemungutan suara ulang (PSU) Pemilu 2024 di World Trade Center, Kuala Lumpur, Minggu (10/3/2024). (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengungkapkan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan pengawas diintimidasi pemilih saat pemungutan suara ulang (PSU) di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Minggu (10/3/2024). Kasus intimidasi itu terjadi di Kotak Suara Keliling (KSK) 39 di wilayah Klang.

Intimidasi yang dilakukan disebabkan ketidaksabaran pemilih yang meminta dilayani lebih awal. Selain itu, insiden terjadi karena pemilih tidak terima ditegur oleh pengawas dan KPPS ketika melanggar ketentuan, seperti memotret kertas suara yang sudah dicoblos, mengarahkan pemilih untuk memilih salah satu kandidat, mengintip pemilih lain ketika mencoblos, hingga mengganggu keamanan.

Ketua Bawaslu Rahmat Bagja memastikan pihaknya akan menindak pemilih yang melanggar aturan.

"Kami akan bertindak dan juga mengumpulkan buktinya," kata Bagja dikutip dari laman resmi Bawaslu, Senin (11/3/2024).

Bagja mengaku sudah mengantongi informasi terkait sejumlah terduga pelaku intimidasi. Bukti-bukti tersebut akan disampaikan kepada Sentra Gakkumdu.

"Untuk dilakukan penegakan hukum agar menjadi evaluasi dan juga menjadi perhatian masyarakat yang ingin melakukan intimidasi terhadap penyelenggara pemilu ke depan," ujarnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
12 hari lalu

Diakui di Kancah Internasional, Pegadaian Raih Penghargaan Best Sukuk-SME di Kuala Lumpur

2 bulan lalu

Kasus Sopir Alphard dan Satpam Bundaran HI Berakhir Damai

2 bulan lalu

Viral Sopir Mobil Alphard Diduga Intimidasi Satpam usai Ditegur Terobos Lampu Merah di Bundaran HI

2 bulan lalu

Dokter Tifa dan Roy Suryo Ngaku Diintimidasi Jelang Pembuktian Ijazah Jokowi, Sebut Ada Pihak Takut Hadapi Persidangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal