Bawaslu Soroti Kampanye Online yang Sepi Peminat

Felldy Aslya Utama
Ilustrasi Pilkada serentak 2020 (Antara)

JAKARTA, iNews.id - Upaya mendorong peningkatan kampanye daring baik melalui media daring (online) maupun media sosial, ternyata tidak membuahkan hasil maksimal. Padahal, metode ini adalah yang diharapkan paling banyak digunakan mengingat pandemi Covid-19.

Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Mochammad Afifuddin menyampaikan bahwa hingga satu bulan tahapan kampanye Pilkada serentak 2020, kampanye dengan metode daring tidak mengalami peningkatan jumlah yang signifikan. Jumlah kegiatan kampanye daring pada 10 hari ketiga kampanye bahkan menurun dibandingkan pada 10 hari kedua.

Berdasarkan hasil pengawasan Bawaslu di 270 daerah yang menyelenggarakan pilkada pada 10 hari ketiga tahapan kampanye, metode daring mengalami penurunan jumlah dibandingkan 10 hari sebelumnya. Pada periode 16- 25 Oktober 2020, ada sebanyak 80 kegiatan kampanye metode daring, turun dibandingkan pada periode 6-15 Oktober yaitu sebanyak 98 kegiatan.

"Penurunan jumlah itu menggambarkan, metode ini bukan kegiatan utama yang
diprioritaskan oleh tim kampanye dan atau pasangan/calon sebagai bentuk aktvitas untuk berkomunikasi dengan pemilih," kata Afif dalam keterangan tertulisnya, Selasa (27/10/2020).

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Nasional
16 hari lalu

Dasco Tegaskan Revisi UU Pilkada Tak Dibahas Tahun Ini

Nasional
1 bulan lalu

Menkes Pastikan Super Flu Tak Mematikan seperti Covid-19: Gak Usah Khawatir

Seleb
2 bulan lalu

Ariana Grande Terkena Covid-19 hingga Sejumlah Acara Dibatalkan, Begini Kondisinya

Health
3 bulan lalu

Apa Benar Alat Tes TBC INDIGEN dari PCR Covid-19? Ini Faktanya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal