BEI Umumkan 2 Strategi Baru Transformasi Pasar Modal usai Rapat Bareng MSCI

Iqbal Dwi Purnama
Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik. (Foto: Rohman Wibowo)

Jeffrey menegaskan, kedua inisiatif tersebut bukan respons terhadap hasil tinjauan MSCI ataupun pertemuan yang berlangsung pada hari ini. Menurut dia, rencana tersebut telah masuk dalam agenda transformasi bursa sebelumnya.

"Dua inisiatif baru ini. Kami melakukan apa yang baik untuk pasar modal Indonesia. Seperti yang saya sampaikan tadi, detail maupun kesimpulan dari pertemuan hari ini tidak dapat kami ungkapkan kepada publik berdasarkan kesepakatan bersama," ujarnya.

Sebelum pertemuan berlangsung, Jeffrey menjelaskan bahwa BEI ingin meminta klarifikasi mengenai latar belakang MSCI mengumumkan konsultasi terkait rencana penurunan klasifikasi pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi standalone market.

Dia menilai pengumuman tersebut tidak terduga dan berpotensi menimbulkan kebingungan di kalangan pelaku pasar. Karena itu, BEI ingin memahami alasan di balik rencana perubahan klasifikasi tersebut.

"Kami ingin menanyakan klarifikasi terkait latar belakangnya. Karena ini merupakan sesuatu yang tidak terduga, pasar akan bereaksi dalam kondisi panik, bingung, dan penuh ketidakpastian," ujarnya saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Senin (19/10/2026) pagi.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
5 jam lalu

Prabowo Panggil Bos OJK hingga Gubernur BI ke Istana, Bahas soal Ancaman MSCI?

6 jam lalu

Bos BEI Heran MSCI Mau Turunkan Status Pasar Modal RI, Singgung Upaya Transformasi 

9 jam lalu

BEI Bertemu MSCI Hari Ini, Pertanyakan Penurunan Kasta Pasar Saham RI

10 jam lalu

MSCI Soroti Bursa RI, DPR Desak Praktik Goreng Saham Ditindak Tegas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal