Belajar dari Flu Spanyol 1918, Ini Pentingnya Literasi dalam Menghadapi Covid-19

Riezky Maulana
Sejarawan Universitas Indonesia (UI), Dr Tri Wahyuning M Irsyam. (Foto: Istimewa)

“Mereka masyarakat melihat, bahwa sumber penyakit ini adalah dari alam. Dari debu, dari angin, dan sebagainya. Sementara, pemerintah, pihak Pemerintah Kolonial Belanda dalam hal ini, melihat ini adalah dari luar. Pendatang yang datang ke Indonesia itu membawa, atau carrier,” ungkap Tri.

Dia menuturkan, adanya perbedaan pendapat yang membuat penanganan penyakit justru menjadi lambat itu kemudian juga memantik kepedulian para tokoh nasional yang akhirnya bergerak untuk melakkan perubahan. Salah satunya adalah Dokter Cipto Mangunkusumo dengan para siswa STOVIA Batavia (cikal bakal Fakultas Kedokteran UI) dan munculnya mantri-mantri kesehatan.

Melalui gerakannya, imbauan penerapan protokol kesehatan digalakkan. Selain itu, tercetuslah beberapa upaya lainnya seperti pemanfaatan ramuan jamu tradisional untuk penanganan penyakit. Kemudian pelabuhan sebagai pintu masuk Hindia Belanda harus ditutup sementara dan dibatasi pergerakannya.

Beberapa rumah penyintas diberi tanda bendera kuning, dengan tujuan untuk mencegah adanya masyarakat yang datang dan berpotensi tertular dan beberapa langkah lain yang juga menimbulkan pro dan kontra.

Jika melihat kembali pada literasi sejarah flu spanyol 1918, Tri mengatakan, masyarakat dan Pemerintah Hindia Belanda pada saat itu memang belum benar-benar siap. Segala informasi mengenai pandemi yang masuk ke Hindia Belanda pada saat itu menjadi sempat tidak terlalu dihiraukan bahkan sampai akhirnya memicu perbedaan pendapat antara pemerintah dengan masyarakatnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
5 hari lalu

Mantan Bintang Arsenal Terancam 5 Tahun Penjara Gegara Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu

9 hari lalu

Kasus Influenza A Mulai Meningkat, Lebih Bahaya dari Covid-19?

17 hari lalu

MNC University dan MNC Sekuritas Dorong Literasi Investasi Mahasiswa Lewat Beyond Smart Seri 2

30 hari lalu

MNC Bank Gelar Program Literasi Service in-Motion, Dorong Sinergi Koperasi di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal