BEM SI Demo Tolak Pemilu 2024 Ditunda, Perindo: Bentuk Kegelisahan Masyarakat

muhammad farhan
Wakil Ketua Umum DPP Partai Perindo, Dr Ferry Kurnia Rizkiyansyah (foto: MPI)

JAKARTA, iNews.id - Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) berunjuk rasa menolak penundaan Pemilu 2024 di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (28/3/2022) siang tadi. Wakil Ketua Umum DPP Partai Perindo, Dr Ferry Kurnia Rizkiyansyah menilai demo tersebut menggambarkan fenomena keresahan yang terjadi di masyarakat.

"Ini menjadi catatan, saya pikir, ketika mahasiswa dan masyarakat sudah mulai resah nampaknya juga akan muncul gelombang-gelombang yang cukup besar. Ini patut kita cermati ke depannya," tutur Ferry dalam PrimeTime iNews, Senin (28/3/2022).

Ferry yang merupakan mantan anggota Komisi Pemilihan Umum tersebut juga menekankan gelombang people power itu menjadi gambaran nyata bagaimana masyarakat mulai serius menanggapi isu demokrasi Tanah Air. Baginya, proses penundaan pemilu ini patut dipertimbangkan karena fenomena tersebut ditanggapi secara negatif oleh masyarakat. 

"Wajar jika terjadi gelombang protes tersebut. Itu bentuk kegelisahan terkait dengan fenomena mekanisme demokrasi yang berkembang di mata masyarakat. Kita harus pikirkan ini bersama secara seksama," imbuh Ferry.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Partai Perindo Ingatkan Pembuat UU Akomodasi Putusan MK soal Ambang Batas Parlemen

Nasional
4 hari lalu

GKSR soal Ambang Batas Parlemen: Demokrasi Bukan Milik Partai Besar Saja

Nasional
13 hari lalu

Perindo Usul Ambang Batas Parlemen 1 Persen, Tekankan Tak Boleh Ada Suara Rakyat Terbuang

Nasional
13 hari lalu

DPP Partai Perindo Serahkan SK Ketua DPW Jambi ke Christina Glorya Purba

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal