“Pancasila adalah titik temu dari semua agama. Kami umat Budha merasa sangat perlu dengan Pancasila ini, karena itu kami akan menolak semua yang ingin melemahkan Pancasila. Ideologi yang kuat akan menciptakan bangsa yang disiplin” ucap Sugianto dari Permabudhi.
Pimpinan Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) menyampaikan, dibutuhkan kecakapan sangat baik bila terkait dengan kajian dan penyiapan sebuah produk perundang-undangan, apalagi terkait ideologi Pancasila.
“Karena itu, langkah pemerintah sudah sangat baik yang selain menunda juga mendorong DPR untuk mengkaji lebih jauh RUU HIP,” ujar Ketua PGI pendeta Gomar Gultom.
Para tokoh organisasi keagamaan ini memaklumi bila Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) membutuhkan dasar hukum lebih kuat seperti undang-undang. Namun, diingatkan agar tidak melebar dan semata-semata untuk penguatan lembaga. Mereka juga berharap agar DPR lebih banyak menyerap aspirasi rakyat dan pihak terkait agar didapatkan
Romo Heri Wibowo dari Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) meminta DPR untuk mengkaji kembali RUU ini. Karena itu, kata dia, KWI menolak segala bentuk pelemahan dan mendukung penguatan Pancasila dengan cara tepat.