BGN Temukan Modus Ternak Yayasan, Kelola Banyak Dapur MBG

Tim iNews
Ilustrasi dapur MBG (dok. iNews.id)

"Secara kepemilikan, dapur ini membuat orang iri karena munculnya bukan oleh yayasan sosial, pendidikan, atau keagamaan. Yang muncul adalah pengusaha-pengusaha berkedok Yayasan karena orientasinya bisnis tadi. Makanya, kamar pun nggak dipikirin, diminta AC susah, kalau peralatan rusak nggak mau ganti karena hitung-hitungannya bisnis," lanjut Nanik.

Karena itu, BGN akan terus melakukan evaluasi terhadap seluruh mitra penyelenggara Program MBG. Kontrak kerja sama dengan mitra pada dasarnya hanya berlaku satu tahun dan dapat diperpanjang berdasarkan hasil evaluasi.

"Mereka lupa, mereka hanya kontrak satu tahun yang bisa diperpanjang. Artinya, sewaktu-waktu kita bisa sudahi kerja sama dengan mereka. Kita akan luruskan lagi ke khitahnya bahwa MBG bukan bisnis, tapi MBG adalah program kemanusiaan, investasi sosial. Kalau ada yang otaknya cuma mikir duit, nanti kita hapus. Ada saatnya pasti mereka akan habis karena akan kita evaluasi, evaluasi, evaluasi terus," katanya.

Nanik juga mengingatkan para Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar menjalankan program sesuai pedoman teknis dan standar operasional yang telah ditetapkan.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
12 jam lalu

Kepala Bappisus: 1.700 SPPG Di-suspend karena Kurangi Porsi MBG, Ada Daging Ayam Dipotong Jadi 20 Bagian

Nasional
14 jam lalu

Pesan Kepala Bappisus ke Pengusaha MBG: Jangan hanya Pikir Profit, Berikan Kualitas Makanan yang Benar

Nasional
3 hari lalu

Kepala BGN Klarifikasi soal MBG Butuh 19.000 Sapi per Hari, Ini Penjelasannya

Nasional
4 hari lalu

Perdana! MBG Sistem Prasmanan Disajikan di SMA Kemala Bhayangkari 1 Jaksel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal