Biaya Tes PCR Dinilai Mahal, Kemenkes Terbuka untuk Evaluasi

Carlos Roy Fajarta
Kementerian Kesehatan terbuka untuk mengevaluasi harga tes PCR dan antigen Covid-19 di Indonesia yang dinilai lebih mahal dibandingkan di India. (Foto: Antara).

"Di luar itu harganya sekitar 5,5 dollar atau Rp 70-80.000. Seharusnya kalau mekanisme 3T secara komprehensif bisa dibuatkan harga yang lebih terjangkau. Kalau di negara lain bisa, kenapa kita tidak bisa," ujar Dicky.

Dia menyarankan agar masyarakat lebih fleksibel dan menggunakan rapid test antigen yang terbaru dengan harga yang lebih murah dan tingkat keakuratan tinggi.

Harga tes PCR Covid-19 menjadi perbincangan karena dinilai lebih mahal ketimbang India. Dikutip dari India Today, harga tes PCR di India dari 800 rupee atau sekitar Rp 150.000 menjadi 500 rupee atau Rp 96.000. 

Harga tes PCR dengan layanan di rumah sebesar 700 rupee atau sekira Rp 135.000. Sedangkan tes antigen cepat di India seharga 300 rupee atau sekira Rp 58.000.

Di Indonesia, Kemenkes menetapkan batasan harga rapid test antigen tertinggi sebesar Rp 250.000 untuk Pulau Jawa dan Rp 275.000 untuk luar Jawa. Sementara dan harga tes PCR tertinggi sebesar Rp 900.000.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
2 hari lalu

Fakta Mengejutkan! Hipertensi Kini Banyak Menyerang Anak Sekolah, Ini Temuan Kemenkes

2 hari lalu

Bukan Diabetes atau Hipertensi, Penyakit Ini Paling Banyak Ditemukan di Program CKG

2 hari lalu

Banyak Remaja Indonesia Terdeteksi Gangguan Mental, Kemenkes Bongkar Datanya! 

2 hari lalu

Memprihatinkan, 20 Ribu Bayi di Indonesia Berpotensi Alami Kelainan Jantung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal