Biaya Tes PCR Dinilai Mahal, Kemenkes Terbuka untuk Evaluasi

Carlos Roy Fajarta
Kementerian Kesehatan terbuka untuk mengevaluasi harga tes PCR dan antigen Covid-19 di Indonesia yang dinilai lebih mahal dibandingkan di India. (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terbuka untuk mengevaluasi harga tes PCR (Polymerase Chain Reaction) dan tes antigenCovid-19. Harga tes Covid-19 di Indonesia dinilai lebih mahal dibandingkan negara India

"Prinsipnya kita terbuka untuk evaluasi surat edaran penetapan harga ini," ujar Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, dihubungi Jumat (13/8/2021).

Dia menyebut, harga tes PCR di India bisa lebih murah karena negara itu memiliki bahan baku sendiri untuk membuatnya. "Kalau di India merupakan produksi dalam negeri, seluruh bahan bakunya dari India," ujarnya.

Epidemiolog Griffith University Australia, Dicky Budiman menyebutkan, tes Covid-19 sebenarnya hanya dibutuhkan untuk masyarakat dengan kategori tertentu yang membutuhkan sebagai syarat perjalanan dan sejenisnya.

Menurutnya, yang membuat harga tes PCR mahal adalah pajak, bea masuk, biaya administrasi hingga distribusi. Selain itu tidak ada subsidi.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
22 jam lalu

Kemarau Panjang! Kasus ISPA di RI Tembus 15,6 Juta hingga Agustus 2026

2 hari lalu

Tragis! Hotel Terbakar, 9 Tamu Tewas

5 hari lalu

RS Lapangan Dibangun Imbas Gempa NTT, Ibu Hamil hingga Pasien Cuci Darah Jadi Prioritas

5 hari lalu

9 Rumah Sakit dan 68 Puskesmas Rusak akibat Gempa NTT, RSUD Nagekeo Lumpuh Total!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal